Penginjilan Keliling yang Pertama PDF Print E-mail
Written by GI. Pieter Yoksan   
Tuesday, 20 April 2010 15:53

X.a.2 Penginjilan Keliling yang Pertama

40. Memanggil Orang Galilea sebagai Murid-murid Yesus Lukas 5:1-11, Matius 4:18-22, Markus 1:16-2026,46,114,115,189,192,197

18Dan ketika Yesus sedang berjalan menyusur danau Galilea, Ia melihat dua orang bersaudara, yaitu Simon yang disebut Petrus, dan Andreas, saudaranya. Mereka sedang menebarkan jala di danau, sebab mereka penjala ikan. 1Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang banyak mengerumuni Dia hendak mendengarkan firman Allah. 2Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun dan sedang membasuh jalanya. 3Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu. 4Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: “Bertolaklah ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan.” 5Simon menjawab: “Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya, aku akan menebarkan jala juga.” 6Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak. 7Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga hampir tenggelam. 8Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun tersungkur di depan Yesus dan berkata: “Tuhan, pergilah dari padaku, karena aku ini seorang berdosa.” 9Sebab ia dan semua orang yang bersama-sama dengan dia takjub oleh karena banyaknya ikan yang mereka tangkap; 10demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: “Jangan takut, 19mari, ikutlah Aku, dan mulai dari sekarang kamu akan Kujadikan penjala manusia.” 11Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun segera meninggalkan jalanya dan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus. 19Dan setelah Yesus meneruskan perjalanan-Nya sedikit lagi, dilihat-Nya pula dua orang bersaudara Yakobus, anak Zebedeus, dan Yohanes, saudaranya, sedang membereskan jala di dalam perahu bersama ayah mereka Zebedeus. 20Yesus segera memanggil mereka dan mereka meninggalkan ayahnya, Zebedeus, di dalam perahu bersama orang orang upahannya lalu segera mengikuti Dia.

41. Membebaskan Orang yang Kerasukan di Bait Allah170

Markus 1:21-28, Lukas 4:31-37 21Mereka tiba di Kapernaum. Setelah hari Sabat mulai, Yesus segera masuk ke dalam rumah ibadat dan mengajar. 22Mereka takjub mendengar pengajaran-Nya, sebab perkataanNya penuh kuasa; sebab Ia mengajar mereka sebagai orang yang berkuasa, tidak seperti ahli-ahli Taurat. 23Pada waktu itu di dalam rumah ibadat itu ada seorang yang kerasukan roh jahat. Orang itu berteriak dengan suara keras: 24"Apa urusan-Mu dengan kami, hai Yesus orang Nazaret? Engkau datang hendak membinasakan kami? Aku tahu siapa Engkau: Yang Kudus dari Allah.” 25Tetapi Yesus menghardiknya, kata-Nya: “Diam, keluarlah dari padanya!” 26Roh jahat (setan) itu menggoncang-goncang (menghempaskan) orang itu ke tengah-tengah orang banyak, dan sambil menjerit dengan suara nyaring ia keluar dari padanya dan sama sekali tidak menyakitinya. 27Mereka semua takjub, sehingga mereka memperbincangkannya, katanya: “Apa ini? Alangkah hebatnya perkataan ini. Suatu ajaran baru. Ia berkata-kata dengan kuasa dan wibawa. Roh-roh jahatpun diperintah-Nya dan mereka taat kepada-Nya dan merekapun keluar.” Lalu tersebarlah dengan cepat kabar tentang Dia ke segala penjuru, kemana-mana di daerah itu, di seluruh Galilea.

42. Ibu Mertua Petrus Disembuhkan Markus 1:29-34, Matius 8:14-17, Lukas 4:38-41 29Sekeluarnya dari rumah ibadat itu Yesus dengan Yakobus dan Yohanes pergi ke rumah Simon (Petrus) dan Andreas. 30Ibu mertua Simon terbaring karena sakit demam keras. Mereka segera memberitahukan keadaannya kepada Yesus dan mereka meminta kepada Yesus supaya menolong dia. 31Ia pergi ke tempat perempuan itu, berdiri di sisi perempuan itu, dan sambil memegang tangannya lalu menghardik demam itu, Ia membangunkan dia, lalu lenyaplah demamnya. Kemudian perempuan itu segera bangun melayani mereka. 32Menjelang malam, sesudah matahari terbenam, dibawalah kepada Yesus semua orang yang menderita sakit dan yang kerasukan setan. 33Maka berkerumunlah seluruh penduduk kota itu di depan pintu. Iapun meletakkan tangan-Nya atas mereka masing-masing. 34Ia menyembuhkan banyak orang yang menderita bermacam-macam penyakit dan mengusir banyak setan

16dengan sepatah kata. 17Hal itu terjadi supaya genaplah firman yang disampaikan oleh nabi Yesaya: “Dialah yang memikul kelemahan kita dan menanggung penyakit kita.” 41Dari banyak orang keluar juga setan-setan sambil berteriak: “Engkau adalah Anak Allah.” Lalu Ia dengan keras melarang mereka [serta] Ia tidak memperbolehkan setan setan itu berbicara, sebab mereka mengenal Dia [dan] mereka tahu bahwa Ia adalah Mesias.

Last Updated on Tuesday, 20 April 2010 18:45
 
Share