Penginjilan Keliling yang Ketiga PDF Print E-mail
Written by GI. Pieter Yoksan   
Tuesday, 20 April 2010 16:44

X.b.6 Penginjilan Keliling yang Ketiga

79. Yesus Ditolak untuk Kedua-kali di Nazaret38

Markus 6:1-6, Matius 13:54-58 1Kemudian Yesus berangkat dari situ dan tiba di tempat asal-Nya, sedang murid-murid-Nya mengikuti Dia. 2Pada hari Sabat Ia mulai mengajar di rumah ibadat dan jemaat yang besar takjub ketika mendengar Dia dan mereka berkata: “Dari mana diperoleh-Nya semuanya itu? Hikmat apa pulakah yang diberikan kepada-Nya? Dan mujizat-mujizat yang demikian bagaimanakah dapat diadakan oleh tangan-Nya? 3Bukankah Ia ini tukang kayu (anak tukang kayu), anak Maria, saudara Yakobus, Yoses, Yudas dan Simon? Dan bukankah saudara-saudara-Nya yang perempuan semuanya ada bersama kita?” Jadi dari mana diperolehNya semuanya itu? Lalu mereka kecewa dan menolak Dia. 4Maka Yesus berkata kepada mereka: “Seorang nabi dihormati di mana-mana kecuali di tempat asalnya sendiri, di antara kaum keluarganya dan di rumahnya.” 5Ia tidak dapat mengadakan satu mujizatpun di sana karena ketidak percayaan mereka, kecuali menyembuhkan beberapa orang sakit dengan meletakkan tangan-Nya atas mereka. Ia merasa heran atas ketidakpercayaan mereka. (6-6b)Lalu Yesus berjalan keliling dari desa ke desa sambil mengajar.

80. Yesus Mengajar di Seluruh Daerah Galilea untuk Ketigakalinya43,60

Matius 9:35-38, Markus 6:6 35Demikianlah Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar dalam rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. 36Melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. 37Maka kata-Nya kepada murid-murid-Nya: “Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. 38Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu.”

81. Pelayanan Pengabaran Injil dari Kedua Belas Rasul Matius10:1,10:5-11:1, Markus 6:7-13, Lukas 9:1-6 1Yesus memanggil kedua belas murid-Nya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan. 5Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus,

lalu memberikan tenaga dan kuasa kepada mereka untuk menguasai setan-setan dan untuk menyembuhkan penyakit-penyakit, dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, 6melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. 7Pergilah dan beritakanlah: Kerajaan Sorga sudah dekat. 8Sembuhkanlah orang sakit; bangkitkanlah orang mati; tahirkanlah orang kusta; usirlah setan-setan. Kamu telah memperolehnya dengan cuma-cuma, karena itu berikanlah pula dengan cuma-cuma. Dan berpesan kepada mereka supaya jangan membawa apa-apa dalam perjalanan mereka. 9Janganlah kamu membawa emas atau perak atau tembaga (uang) dalam ikat pinggangmu dan roti. 10Janganlah kamu membawa bekal dalam perjalanan, janganlah kamu membawa baju dua helai, kasut (boleh memakai alas kaki) atau tongkat, sebab seorang pekerja patut mendapat upahnya. 11Apabila kamu masuk kota atau desa, carilah di situ seorang yang layak dan tinggallah padanya sampai kamu berangkat dari tempat itu. 12Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka. 13Jika mereka layak menerimanya, salammu itu turun ke atasnya, jika tidak, salammu itu kembali kepadamu. 14Dan apabila seorang tidak menerima kamu dan tidak mendengar perkataanmu, keluarlah dan tinggalkanlah rumah atau kota itu dan kebaskanlah debunya dari kakimu sebagai peringatan terhadap mereka. 15Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya pada hari penghakiman tanah Sodom dan Gomora akan lebih ringan tanggungannya dari pada kota itu.” 16"Lihat, Aku mengutus kamu seperti domba ke tengah-tengah serigala, sebab itu hendaklah kamu cerdik seperti ular dan tulus seperti merpati. 17Tetapi waspadalah terhadap semua orang; karena ada yang akan menyerahkan kamu kepada majelis agama dan mereka akan menyesah kamu di rumah ibadatnya. 18Dan karena Aku, kamu akan digiring ke muka penguasa-penguasa dan raja raja sebagai suatu kesaksian bagi mereka dan bagi orang-orang yang tidak mengenal Allah. 19Apabila mereka menyerahkan kamu, janganlah kamu kuatir akan bagaimana dan akan apa yang harus kamu katakan, karena semuanya itu akan dikaruniakan kepadamu pada saat itu juga. 20Karena bukan kamu yang berkata-kata, melainkan Roh Bapamu; Dia yang akan berkata-kata di dalam kamu. 21Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya.

Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka. 22Dan kamu akan dibenci semua orang oleh karena nama-Ku; tetapi orang yang bertahan sampai pada kesudahannya akan selamat. 23Apabila mereka menganiaya kamu dalam kota yang satu, larilah ke kota yang lain; karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sebelum kamu selesai mengunjungi kota-kota Israel, Anak Manusia sudah datang. 24Seorang murid tidak lebih dari pada gurunya, atau seorang hamba dari pada tuannya. 25Cukuplah bagi seorang murid jika ia menjadi sama seperti gurunya dan bagi seorang hamba jika ia menjadi sama seperti tuannya. Jika tuan rumah disebut Beelzebul, apalagi seisi rumahnya. 26Jadi janganlah kamu takut terhadap mereka, karena tidak ada sesuatupun yang tertutup yang tidak akan dibuka dan tidak ada sesuatupun yang tersembunyi yang tidak akan diketahui. 27Apa yang Kukatakan kepadamu dalam gelap, katakanlah itu dalam terang; dan apa yang dibisikkan ke telingamu, beritakanlah itu dari atas atap rumah. 28Dan janganlah kamu takut kepada mereka yang dapat membunuh tubuh, tetapi yang tidak berkuasa membunuh jiwa; takutlah terutama kepada Dia yang berkuasa membinasakan baik jiwa maupun tubuh di dalam neraka. 29Bukankah burung pipit dijual dua ekor seduit? Namun seekorpun dari padanya tidak akan jatuh ke bumi di luar kehendak Bapamu. 30Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya. 31Sebab itu janganlah kamu takut, karena kamu lebih berharga dari pada banyak burung pipit. 32Setiap orang yang mengakui Aku di depan manusia, Aku juga akan mengakuinya di depan Bapa-Ku yang di sorga. 33Tetapi barangsiapa menyangkal Aku di depan manusia, Aku juga akan menyangkalnya di depan Bapa-Ku yang di sorga.” 34"Jangan kamu menyangka, bahwa Aku datang untuk membawa damai di atas bumi; Aku datang bukan untuk membawa damai, melainkan pedang. 35Sebab Aku datang untuk memisahkan orang dari ayahnya, anak perempuan dari ibunya, menantu perempuan dari ibu mertuanya, 36dan musuh orang ialah orang-orang seisi rumahnya. 37Barangsiapa mengasihi bapa atau ibunya lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku; dan barangsiapa mengasihi anaknya laki-laki atau perempuan lebih dari pada-Ku, ia tidak layak bagi-Ku. 38Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku. 39Barangsiapa mempertahankan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, dan barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya. 40Barangsiapa menyambut kamu, ia menyambut Aku, dan barangsiapa menyambut Aku, ia menyambut Dia yang mengutus Aku. 41Barangsiapa menyambut seorang nabi sebagai nabi, ia akan menerima upah nabi, dan barangsiapa menyambut seorang benar sebagai orang benar, ia akan menerima upah orang benar. 42Dan barangsiapa memberi air sejuk secangkir sajapun kepada salah seorang yang kecil ini, karena ia murid-Ku, Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ia tidak akan kehilangan upahnya dari padanya.” 1Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah Ia dari sana untuk mengajar dan memberitakan Injil di dalam kota-kota mereka. 12Lalu pergilah mereka mengelilingi segala desa sambil memberitakan bahwa orang harus bertobat, dan menyembuhkan orang sakit di segala tempat. Dan mereka mengusir banyak setan, dan mengoles banyak orang sakit dengan minyak dan menyembuhkan mereka.

82. Yohanes Pembaptis Dibunuh Markus 6:14-29, Matius 14:1-12, Lukas 9:7-9 14Pada masa itu raja Herodes juga mendengar tentang Yesus (segala yang terjadi) dan iapun merasa cemas sebab ada orang yang mengatakan bahwa Yohanes telah bangkit dari antara orang mati, sebab nama-Nya sudah terkenal dan orang mengatakan kepada pegawai pegawainya: “Yohanes Pembaptis sudah bangkit dari antara orang mati dan itulah sebabnya kuasa-kuasa itu bekerja di dalam Dia.” 15Yang lain mengatakan: “Dia itu Elia (Elia telah muncul kembali)!” Yang lain lagi mengatakan: “Dia itu seorang nabi sama seperti nabi-nabi yang dahulu (seorang dari nabi-nabi dahulu telah bangkit).” 16Waktu Herodes mendengar hal itu, Herodes berkata (bahwa) Yohanes telah kupenggal kepalanya. Siapa gerangan Dia ini, yang kabarnya melakukan hal hal demikian? Kemudian ia berkata: “Bukan, dia itu Yohanes yang sudah kupenggal kepalanya, dan yang bangkit lagi.” Lalu ia berusaha supaya dapat bertemu dengan Yesus. 17Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung dengan peristiwa Herodias, isteri Filipus saudaranya, karena Herodes telah mengambilnya sebagai isteri. 18Karena Yohanes pernah menegor Herodes: “Tidak halal engkau mengambil isteri saudaramu!” 19Karena itu Herodias menaruh dendam pada Yohanes dan bermaksud untuk membunuh dia, tetapi tidak dapat, [karena] ia takut akan orang banyak yang memandang Yohanes sebagai nabi, 20sebab Herodes segan akan Yohanes karena ia tahu, bahwa Yohanes adalah orang yang benar dan suci, jadi ia melindunginya. Tetapi apabila ia mendengarkan Yohanes, hatinya selalu terombang-ambing, namun ia merasa senang juga mendengarkan dia. 21Akhirnya tiba juga kesempatan yang baik bagi Herodias, ketika Herodes pada hari ulang tahunnya mengadakan perjamuan untuk pembesar-pembesarnya dan perwira perwiranya dan orang-orang terkemuka di Galilea. 22Pada waktu itu anak perempuan Herodias tampil lalu menari di tengah-tengah mereka, dan ia menyukakan hati Herodes dan tamu-tamunya. Raja berkata kepada gadis itu (Herodes bersumpah) : “Minta dari padaku apa saja yang kauingini, maka akan kuberikan kepadamu!”, 23lalu bersumpah kepadanya: “Apa saja yang kauminta akan kuberikan kepadamu, sekalipun setengah dari kerajaanku!” 24Anak itu pergi dan menanyakan ibunya: “Apa yang harus kuminta?” Maka setelah dihasut oleh ibunya, anak perumpuan itu berkata, jawabnya: “Kepala Yohanes Pembaptis!” 25Maka cepat-cepat ia pergi kepada raja dan meminta: “Aku mau, supaya sekarang juga engkau berikan kepadaku kepala Yohanes Pembaptis di sebuah talam!” 26Lalu sangat sedihlah hati raja, tetapi karena sumpahnya dan karena tamu tamunya ia tidak mau menolaknya. 27Raja segera menyuruh seorang pengawal dengan perintah supaya mengambil kepala Yohanes. Orang itu pergi dan memenggal kepala Yohanes di penjara. 28Ia membawa kepala itu di sebuah talam dan memberikannya kepada gadis itu dan gadis itu memberikannya pula kepada ibunya. 29Ketika murid-murid Yohanes mendengar hal itu mereka datang dan mengambil mayatnya, lalu membaringkannya dalam kuburan. Lalu pergilah mereka memberitahukannya kepada Yesus.

83. Kedua-belas Murid yang Kembali dari Perjalanan Penginjilan Markus 6:30-34, Matius 14:13-14, Lukas 9:10-11, Yohanes 6:1-2 13Setelah Yesus mendengar berita itu [tentang kematian Yohanes], menyingkirlah Ia dari situ. 30Sekembalinya rasul-rasul itu kemudian rasul-rasul itu kembali berkumpul dengan Yesus dan memberitahukan kepada-Nya semua yang mereka kerjakan dan ajarkan. 31Sesudah itu lalu Ia berkata kepada mereka: “Marilah ke tempat yang sunyi, supaya kita sendirian, dan beristirahatlah seketika!” Sebab memang begitu banyaknya orang yang datang dan yang pergi, sehingga makanpun mereka tidak sempat. 32Maka berangkatlah mereka untuk mengasingkan diri dengan perahu ke tempat yang sunyi, ke seberang danau Galilea, yaitu danau Tiberias. Lalu Yesus membawa mereka dan menyingkir ke sebuah kota yang bernama Betsaida. 33Tetapi pada waktu mereka bertolak banyak orang melihat mereka dan mengetahui tujuan mereka. Dengan mengambil jalan darat segeralah datang orang dari semua kota ke tempat itu sehingga mendahului mereka. 2Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia, karena mereka melihat mujizat-mujizat penyembuhan, yang diadakan-Nya terhadap orang-orang sakit. 34Ketika Yesus mendarat, Ia melihat sejumlah besar orang banyak, maka tergeraklah hati-Nya oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka seperti domba yang tidak mempunyai gembala. Ia menerima mereka lalu mulailah Ia mengajarkan banyak hal tentang Kerajaan Allah kepada mereka dan Ia menyembuhkan orang-orang yang memerlukan penyembuhan.

Last Updated on Tuesday, 20 April 2010 16:47
 
Share