Kunjungan ke Kaisarea Filipi PDF Print E-mail
Written by GI. Pieter Yoksan   
Tuesday, 20 April 2010 16:57

X.c.3 Kunjungan ke Kaisarea Filipi

96. Petrus Mengakui untuk Kedua-kalinya bahwa Yesus adalah Mesias88 Matius 16:13-20, Markus 8:27-30, Lukas 9:18-21 13Setelah Yesus beserta murid-muridNya berangkat ke kampung kampung [dan] tiba di daerah Kaisarea Filipi, pada suatu kali ketika Yesus berdoa seorang diri, datanglah murid-muridNya kepadaNya.

Ia bertanya kepada murid-murid-Nya: “Kata orang, siapakah Anak Manusia itu?” 14Jawab mereka: “Ada yang mengatakan: Yohanes Pembaptis, ada juga yang mengatakan: Elia dan ada pula yang mengatakan: Yeremia atau salah seorang dari para nabi dahulu yang telah bangkit.15Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Tetapi apa katamu, siapakah Aku ini?” 16Maka jawab Simon Petrus: “Engkau adalah Mesias, Anak Allah yang hidup!” 17Kata Yesus kepadanya: “Berbahagialah engkau Simon bin Yunus sebab bukan manusia yang menyatakan itu kepadamu, melainkan Bapa-Ku yang di sorga. 18Dan Akupun berkata kepadamu: Engkau adalah Petrus dan di atas batu karang ini Aku akan mendirikan jemaat-Ku dan alam maut tidak akan menguasainya. 19Kepadamu akan Kuberikan kunci Kerajaan Sorga. Apa yang kauikat di dunia ini akan terikat di sorga dan apa yang kaulepaskan di dunia ini akan terlepas di sorga.” 20Lalu Yesus melarang murid-murid-Nya dengan keras supaya jangan memberitahukan kepada siapapun bahwa Ia Mesias.

97. Pemberitahuan Pertama tentang Penderitaan Yesus dan

KebangkitanNya100,133,159,185 Markus 8:31-9:1, Matius 16:21-28, Lukas 9:22-27 31Kemudian sejak waktu itu mulailah Yesus mengajarkan kepada mereka murid-muridNya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem, [dan] bahwa Anak Manusia harus menanggung banyak penderitaan dan ditolak oleh tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan bangkit sesudah tiga hari (dibangkitkan pada hari ketiga). 32Hal ini dikatakan-Nya dengan terus terang. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: “Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau.” 33Maka berpalinglah Yesus dan sambil memandang murid-murid-Nya Ia memarahi Petrus, kata-Nya: “Enyahlah Iblis, engkau suatu batu sandungan bagiKu, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia.” 34Lalu Yesus memanggil orang banyak dan muridmurid-Nya dan berkata kepada mereka: “Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya setiap hari [setiap saat] dan mengikut Aku. 35Karena siapa yang mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa kehilangan nyawanya karena Aku dan karena Injil, ia akan menyelamatkannya (memperolehnya). 36Apa gunanya seorang memperoleh seluruh dunia, tetapi ia kehilangan nyawanya (tetapi ia membinasakan atau merugikan dirinya sendiri). 37Karena apakah yang dapat diberikannya sebagai ganti nyawanya? 38Sebab barangsiapa malu karena Aku dan karena perkataan-Ku di tengah-tengah angkatan yang tidak setia dan berdosa ini, Anak Manusiapun akan malu karena orang itu apabila Ia (Anak Manusia) datang kelak dalam kemuliaanNya, dan kemuliaan Bapa-Nya, diiringi malaikat-malaikat kudus.” Pada waktu itu Ia akan membalas setiap orang menurut perbuatannya. 1Kata-Nya lagi kepada mereka: “Aku berkata kepadamu, sesungguhnya di antara orang yang hadir di sini ada yang tidak akan mati sebelum mereka melihat bahwa Anak Manusia datang sebagai Raja dalam Kerajaan-Nya [dan] Kerajaan Allah telah datang dengan kuasa.”

98. Yesus Dimuliakan di atas Gunung Matius 17:1-13, Markus 9:2-13, Lukas 9:28-36 1Enam hari kemudian (kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu) Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi untuk berdoa. Di situ mereka sendiri saja, ketika Ia sedang berdoa, 2lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi sangat putih dan berkilat-kilat (berkilau-kilauan) dan bersinar seperti terang. Tidak ada seorangpun di dunia ini yang dapat mengelantang5 pakaian seperti itu.

3Maka nampak kepada mereka Musa dan Elia sedang berbicara dengan Dia. 31Keduanya menampakkan diri dalam kemuliaan dan berbicara tentang tujuan kepergian-Nya yang akan digenapi-Nya di Yerusalem. 32Sementara itu Petrus dan teman-temannya telah tertidur dan ketika mereka terbangun mereka melihat Yesus dalam kemuliaan-Nya: dan kedua orang yang berdiri di dekat-Nya itu. 33Dan ketika kedua orang itu hendak meninggalkan Yesus, 4kata Petrus kepada Yesus: “Tuhan, betapa bahagianya kami berada di tempat ini. Jika Engkau mau, biarlah kudirikan di sini tiga kemah6 , satu untuk Engkau, satu untuk Musa dan satu untuk Elia.” Ia berkata demikian, sebab tidak tahu apa yang harus dikatakannya, karena mereka sangat ketakutan. 5Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka, takutlah mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: “Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.” 6Mendengar itu tersungkurlah muridmurid-Nya dan mereka sangat ketakutan. Ketika suara itu [telah] terdengar, nampaklah Yesus tinggal seorang diri. 7Lalu Yesus datang kepada mereka dan menyentuh mereka sambil berkata: “Berdirilah, jangan takut!” 8Dan sekonyong-konyong ketika mereka mengangkat kepala [dan] memandang sekeliling mereka, mereka tidak melihat seorangpun lagi bersama-sama mereka kecuali Yesus seorang diri. 9Pada waktu mereka turun dari gunung itu, Yesus berpesan kepada mereka: “Jangan kamu ceriterakan penglihatan itu kepada seorangpun sebelum Anak Manusia dibangkitkan dari antara orang mati.” Dan murid-murid itu merahasiakannya, dan pada masa itu tidak menceriterakan kepada siapapun apa yang telah mereka lihat itu. 10Lalu murid-murid-Nya

mempersoalkan di antara mereka apa yang dimaksud dengan “bangkit dari antara orang mati” bertanya kepada-Nya: “Kalau demikian mengapa ahli-ahli Taurat berkata bahwa Elia harus datang dahulu?” 11Jawab Yesus: “Memang Elia akan datang dan memulihkan segala sesuatu. Hanya, bagaimanakah dengan yang ada tertulis mengenai Anak Manusia, bahwa Ia akan banyak menderita dan akan dihinakan?” 12Dan Aku berkata kepadamu: Memang Elia sudah datang, tetapi orang tidak mengenal dia, dan memperlakukannya menurut kehendak mereka. Demikian juga Anak Manusia akan menderita oleh mereka.” 13Pada waktu itu mengertilah murid-murid Yesus bahwa Ia berbicara tentang Yohanes Pembaptis.

99. Yesus Mengusir Roh dari Seorang Anak yang Bisu Markus 9:14-29, Matius 17:14-21, Lukas 9:37-43a 37Pada keesokan harinya ketika mereka turun dari gunung itu, datanglah orang banyak berbondong-bondong menemui Yesus.

14Ketika Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain, mereka melihat orang banyak mengerumuni murid-murid itu, dan beberapa ahli Taurat sedang mempersoalkan sesuatu dengan mereka. 15Pada waktu orang banyak itu melihat Yesus, tercenganglah mereka semua dan bergegas menyambut Dia. 16Lalu Yesus bertanya kepada mereka: “Apa yang kamu persoalkan dengan mereka?” 17Datanglah seorang mendapatkan Yesus dan menyembah, kata seorang dari orang banyak itu: “Guru, anakku ini kubawa kepada-Mu, karena ia kerasukan roh yang membisukan dia. Ia sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air. Guru, aku mohon supaya Engkau menengok anakku kasihanilah anakku, sebab ia adalah satu-satunya anakku. 39Sewaktu-waktu ia diserang roh, lalu mendadak ia berteriak dan roh itu menggoncang-goncangkannya sehingga mulutnya berbusa. Roh itu terus saja menyiksa dia dan hampir-hampir tidak mau meninggalkannya. 18Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkannya.” 19Maka kata Yesus kepada mereka: “Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anakmu itu ke mari!” 20Lalu mereka membawanya kepada-Nya. Dan ketika anak itu mendekati Yesus, waktu roh itu melihat Yesus, anak itu segera digoncang-goncangnya [dan] setan itu membantingkannya ke tanah dan anak itu terpelanting ke tanah dan terguling-guling, sedang mulutnya berbusa. 21Lalu Yesus bertanya kepada ayah anak itu: “Sudah berapa lama ia mengalami ini?” Jawabnya: “Sejak masa kecilnya. 22Dan seringkali roh itu menyeretnya ke dalam api ataupun ke dalam air untuk membinasakannya. Sebab itu jika Engkau dapat berbuat sesuatu, tolonglah kami dan kasihanilah kami.” 23Jawab Yesus: “Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang mustahil bagi orang yang percaya!” 24Segera ayah anak itu berteriak: “Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!” 25Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: “Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!” 26Lalu keluarlah roh itu sambil berteriak dan menggoncang-goncang anak itu dengan hebatnya. Anak itu kelihatannya seperti orang mati, sehingga banyak orang yang berkata: “Ia sudah mati.” 27Tetapi Yesus memegang tangan anak itu dan membangunkannya, lalu ia bangkit sendiri. Dan anak itupun sembuh seketika itu juga. Lalu mengembalikannya kepada ayahnya. Maka takjublah semua orang itu karena kebesaran Allah.

28Kemudian murid-murid Yesus datang. Ketika Yesus sudah di rumah, dan murid-murid-Nya sendirian dengan Dia, bertanyalah mereka: “Mengapa kami tidak dapat mengusir roh itu?” 29Jawab-Nya kepada mereka: “Karena kamu kurang percaya. Sebab Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya sekiranya kamu mempunyai iman sebesar biji sesawi saja kamu dapat berkata kepada gunung ini: Pindah dari tempat ini ke sana, —maka gunung ini akan pindah, dan takkan ada yang mustahil bagimu. Jenis ini tidak dapat diusir kecuali dengan berdoa dan berpuasa.”

100. Pemberitahuan Kedua tentang Penderitaan Yesus97,133,159,185 Markus 9:30-33a, Matius 17:22-23, Lukas 9:43b-45 30Yesus dan murid-murid-Nya berangkat dari situ dan melewati Galilea, dan Yesus tidak mau hal itu diketahui orang; (9-43bKetika semua orang itu masih heran karena segala yang diperbuat-Nya itu.) 31sebab Ia sedang mengajar murid-murid-Nya. Ia berkata kepada mereka: “Anak Manusia akan diserahkan ke dalam tangan manusia, dan mereka akan membunuh Dia, dan tiga hari sesudah Ia dibunuh Ia akan bangkit.” Maka hati murid muridNya itupun teramat sedih. 32Mereka tidak mengerti perkataan itu,

sebab artinya tersembunyi bagi mereka, sehingga mereka tidak dapat memahaminya, namun segan menanyakannya kepada-Nya arti perkataan itu. 33Kemudian tibalah Yesus dan murid-murid-Nya di Kapernaum.

 
Share