Welcome to Terangdunia.net PDF Print E-mail
Written by Yedidia Theofilus   
Tuesday, 12 August 2008 17:00

 

Apakah anda tahu dengan pasti ??

(..., Bahwa anda akan bersama Allah di dalam surga ??)


Hidup di dalam dunia ini banyak sekali pertanyaan. Anda boleh mengabaikan semua pertanyaan dalam hidupmu, kecuali dua pertanyaan ini yang terpenting ?? yang akan menentukan kehidupan masa depanmu.

Adalah fakta kehidupan, bahwa setiap orang pasti akan mengalami kematian.

Dan Tidak seorangpun tahu kapan dan bagaimana dia meninggal.

?? Jika anda meninggal dunia hari ini, apakah anda yakin pasti masuk surga?

Banyak orang ragu untuk menjawabnya.

Apapun jawaban anda ada satu pertanyaan lagi yang lebih penting ……..

?? Jika anda meninggal dan Allah bertanya: “Mengapa AKU harus mengijinkan engkau masuk ke SurgaKU?” Apa jawaban anda ……..

Banyak orang akan mengatakan:

Kalau kita rajin beribadah, tidak berbuat jahat, melakukan yang baik, mentaati ajaran Agama tentunya dengan semua kebaikan itu kita harap kita boleh masuk ke SurgaNya.

Tapi pernahkah anda berpikir:

“Harus sebaik apakah kita, supaya kita layak masuk ke SurgaNya?”

Nah inilah kabar terbaik yang perlu anda dengar!!

Beberapa menit yang anda gunakan untuk membaca tulisan ini akan menjadi waktu yang paling berarti yang pernah anda gunakan semasa hidupmu di dunia.

Surga atau Hidup kekal adalah Karunia Allah.

Itu Seumpama HADIAH yang tidak layak kita peroleh, diberikan secara GRATIS tanpa harus membayar dengan apapun baik itu dengan ibadah, perbuatan baik, atau amal kita.

Surga atau hidup kekal juga tidak kita dapat karena usaha atau kita terima sebagai upah karena kita sudah melakukan sesuatu pekerjaan untuk Allah

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Allah, itu bukan hasil pekerjaanmu; jangan ada orang yang memegahkan diri”

Meskipun merupakan hadiah, tetapi tidak berarti semua orang memperolehnya.

 

Apakah yang menghalangi kita menerima karunia ini?

Jawabannya adalah DOSA.

Semua Manusia adalah Orang Berdosa, termasuk didalamnya adalah anda dan saya.

Menurut Anda: “Apakah Dosa itu?”

Dosa = pelanggaran terhadap hukum-hukum Allah seperti: Membunuh, Zinah, Dusta, Kemarahan, Tipu daya, pikiran jahat, nafsu, tidak melakukan kebaikan, bahkan tidak peduli terhadap Allah itupun dosa.

Seandainya kita hanya melakukan 3 dosa sehari saja (bohong, pikiran jahat, irihati) itu berarti dalam 1 tahun sudah lebih dari 1000 dosa dan kalau kita diberi hidup 80 tahun, berarti ada 80.000 dosa, dengan dosa sebanyak itu mungkinkah kita layak masuk Surga?

Manusia yang berdosa tidak mungkin dapat menyelamatkan diri sendiri.

Mungkin kita berpikir harus berusaha berbuat baik supaya masuk ke Surga, tapi ….”Harus sebaik apakah kita?”

Tuntutan Allah adalah SEMPURNA.

Tidak mungkin kita menyajikan telur dadar dari 9 telur yang baik dengan satu telur busuk, meskipun hanya satu yang rusak, itu sudah mencemarkan semua yang baik.

Demikian juga dihadapan Allah yang sempurna, bahkan hanya dengan 1 dosa saja semua kebaikan kita sudah cemar dan kita tidak layak masuk surga.

Jadi usaha manusia mustahil, maka harus ada cara yang berbeda …….

Mari Kita Melihat Bagaimana Cara Allah.

Menurut Anda:

“Bagaimana sifat Allah itu?”

Banyak orang yang salah mengerti. Ada yang menggambarkan Allah seperti Kakek yang hanya menekankan kasih tetapi mengabaikan keadilan. (Tokoh kakek yang sayang cucu).

Sebaliknya ada yang menggambarkan Allah seperti polisi yang hanya menekankan keadilan tapi tanpa kasih(Tokoh polisi yang menghukum tanpa mau peduli alasannya)

Keduanya keliru, yang benar ………

Allah itu Kasih Sekaligus Adil

Allah mengasihi kita dengan kasih yang kekal tetapi Allah yang sama adalah Allah yang adil yang tidak sekali-kali membebaskan orang yang bersalah dari hukuman.

Apakah anda melihat sebuah dilemma?

Allah yang kasih tidak ingin menghukum, tetapi Allah yang adil harus menghukum manusia yang berdosa.

Hukuman dosa ialah maut, neraka selamanya……..(kematian kekal)

Bagaimana kasih dan keadilan Allah bertemu?

Ada sebuah kisah nyata ……..

Shamila adalah pemimpin kaum revolusioner yang berusaha menggulingkan Kaisar Rusia yang diktator. (Shamila, yang hidup sekitar permulaan abad 20 sebagai pemimpin sekelompok kaum revolusioner yang berusaha menggulingkan Kaisar Tsar Rusia yang diktator).

Suatu malam pengawal Shamila melaporkan bahwa ada yang mencuri makanan. Shamila naik pitam karena persediaan makanan mereka sangat terbatas. Maka diumumkan siapapun yang tertangkap basah mencuri makanan akan dicambuki 50 kali di muka umum. Tidak lama setelah itu, pengawalnya melaporkan bahwa pencuri itu sudah tertangkap – namun ternyata pencuri itu tidak lain adalah Ibu Shamila sendiri!

Shamila menghadapi dilemma! Kalau dia mencambuki ibunya untuk menegakkan keadilannya, ibunya akan mati, namun kalau dia tidak menghukumnya karena kasihnya kepada ibunya, orang tidak akan mengakuinya lagi sebagai pemimpin yang adil.

Shamila harus tetap menjalankan hukuman demi keadilan. Tapi karena kasihnya dia melepaskan pakaiannya dan memerintahkan pengawalnya untuk mencambuk dia sebagai ganti ibunya!

Anda lihat, hanya dengan cara mengorbankan diri inilah keadilan Shamila dapat ditegakkan dan sekaligus kasih kepada ibunya dibuktikan. Hukuman sudah dijalani, tetepi Shamila sendirilah yang menjalaninya.

Demikian pula yang Allah lakukan: Allah menunjukkan kasih dan keadilanNya dengan cara mengorbankan DiriNya menjadi manusia di dalam Yesus Kristus untuk menerima hukuman dosa manusia, meskipun DiriNya tidak berdosa.

 

Yesus adalah Allah yang kekal yang menjadi manusia.

[“Pada mulanya adalah Firman; Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman (=Yesus) itu adalah Allah. Firman itu(=Yesus) telah menjadi manusia dan diam diantara kita …. “]

Yesus datang ke dunia dan hidup tanpa dosa(sempurna).

Apa yang Yesus lakukan? ……..

Yesus disalib untuk menjalani hukuman atas dosa kita. “ Tetapi Tuhan telah menimpakan kepadaNya(=Yesus) kejahatan kita sekalian”

“Yesus yang tidak mengenal dosa telah dibuatNya menjadi dosa karena kita, supaya di dalam Dia kita dibenarkan oleh Allah”

Sebelum mati Yesus mengatakan “sudah selesai” artinya:Seluruh hutang dosa kita sudah dibayar lunas, sekali untuk selamanya.

Dia mati, dikuburkan, dan bangkit pada hari yang ketiga, naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa dan KepadaNya telah diberikan Kuasa di Surga dan di bumi dan disana Dia menyediakan hadiah hidup kekal/Surga kepada kita secara Cuma-Cuma.

Karunia hidup kekal ini dapat diterima dengan iman.


IMAN IBARAT KUNCI

Ada banyak kunci tapi hanya ada satu kunci yang dapat membuka pintu surga yaitu: iman yang menyelamatkan.

Iman yang menyelamatkan bukanlah:

  1. Suata lompatan dalam gelap, artinya: Kita percaya tanpa tahu apa dan siapa yang kita percaya, atau
  2. Iman berdasarkan akal saja : yaitu tahu dan setuju pada fakta sejarah tentang Yesus, tetapi secara pribadi tidak pernah mengandalkan Yesus untuk memperoleh hidup kekal.
  3. Iman sementara, yaitu mengandalkan Yesus untuk hal-hal sementara, seperti: Keuangan, keluarga, kesehatan atau kebutuhan jasmani. Semuanya itu memang baik dan anda harus percaya kepada Yesus untuk semua hal itu. Tapi ironisnya untuk memperoleh hidup kekal kita justru tidak mengandalkan Dia tapi mengandalkan usaha, kekuatan dan kebaikan kita sendiri.

Semua Iman yang demikian tidak menyelamatkan.

Iman yang menyelamatkan adalah mengenal dan mengandalkan Yesus saja sebagai juru selamat untuk memperoleh hidup kekal.

Ada seorang pria bernama Blondin yang bias berjalan di atas kabel melintasi air terjun Niagara. Setelah beberapa lama, atraksi ini sudah tidak menarik lagi sehingga Blondin menghidupkannya kembali dengan berjalan melintasi kabel sambil mendorong sebuah kereta dorong bermuatan pasir. Ketika dia berhasil sampai di seberang, para penonton bersorak-sorai.

Manajernya berseru kepada penonton, “Apakah saudara sekalian percaya dia dapat melintasi kabel ini kembali ke seberang dengan mendorong seorang di dalam kereta?” Penonton serentak berkata “Ya, percaya!”

“Baiklah” kata sang manajer “Siapa yang bersediah naik ke dalam kereta itu?” sunyi senyap tanpa jawaban penonton dan tidak ada yang bersedia.

Akhirnya seorang anak kecil naik ke atas kereta dorong dan membiarkan dirinya didorong oleh Blondin menyeberangi Niagara dan selamat.

Semua orang percaya Blondin bisa mendorong seseorang dengan selamat sampai ke seberang. Tapi hanya satu orang yang bersediah mempercayakan diri sepenuhnya kepadanya.

Jadi iman yang menyelamatkan bukan hanya sekedar mempercayai Kristus di mulut atau menyetujuinya secara akal saja, tetapi menyerahkan diri kita sepenuhnya dipegang olehNya menuju hidup kekal atau Surga.

APAKAH SEMUA INI DAPAT ANDA PAHAMI?

Anda baru saja membaca sebuah kisah terbesar yang menceritakan tentang seorang Pribadi terbesar yang pernah hidup yaitu Yesus Kristus yang mau memberikan tawaran terbesar kepada anda yaitu:

 

Apakah Anda mau menerima karunia hidup kekal ini?

Jika ya, itu berarti anda mau:

  1. Menerima Yesus Kristus Sang Pemberi Hidup Kekal itu.
  2. Mengalihkan dari pengandalan diri kepada Yesus sebagai juru selamat.
  3. Mengakui dan menerima Yesus sebagai Tuhan dalam hati. Artinya Dia yang berkuasa dan mengontrol hidup kita.
  4. Bertobat yang artinya berbalik dari menuruti nafsu kita kepada taat akan kehendakNya dengan kekuatan Roh Kudus.

Nah jika ini yang anda kehendaki ….

Katakanlah kepada Allah dalam doa anda, seperti berikut:

Tuhan Yesus Kristus, saya orang berdosa dan tidak layak hidup kekal.

Hari ini saya mau menerima Yesus yang memberikan hidup kekal.

Dan tidak lagi mengandalkan usaha sendiri, tapi mengandalkan Yesus yang sudah berkorban disalib membayar lunas hutang dosa saya untuk memperoleh hidup kekal.

Masuk dalam hati saya sebagai Tuhan dan juruselamat yang berkuasa atas hidup saya.

Ampuni semua dosa saya.

Saya mau bertobat meninggalkan hidup saya yang lama dan mentaati kehendak Tuhan dengan pertolongan Roh Kudus.

Dalam nama Tuhan Yesus.

Amin”

Dan inilah janji Allah yang tidak pernah ingkar dan gagal, pasti ditepati!!

Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa percaya, ia mempunyai hidup yang kekal.” (Yohanes 6 :47 Ini perkataan Tuhan Yesus sendiri!!)

Hidup kekal atau keselamatan kita adalah sekali untuk selamanya.

Jaminan keselamatan kita bukanlah mengandalkan kesetiaan atau kekuatan kita yang rapuh dan mudah lelah untuk dapat terus menerus berpegang pada tangan Allah.

Tetapi jaminannya adalah tangan Allah yang teguh – tak pernah lelah – setia memegang tangan kita sesuai janji setia Allah kepada kita.

dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.” (Yohanes 10:28 Ini perkataan Tuhan Yesus sendiri!!)

 

Selamat datang dalam keluarga Allah

Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya[=Yesus]; “ (Yohanes 1:12)

Sekarang anda adalah anak Allah! Selama-lamanya!

Untuk menolong anda mengingat apa yang telah dilakukan Allah di dalam hidup anda pada hari yang penting ini kami meminta anda mencetak dan menandatangani dan menyimpan ini ……

 

------- batas yang dicetak------

“ Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa ALLAH telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan”

 

 

Hari ini, tanggal : ………………………………………………………..

 

Nama : ……………………………………………………….

 

Saya menerima Yesus sebagai pemberi hidup kekal, mengandalkan Dia sebagai satu – satunya juru selamat dan Tuhan atas hidup saya.

 

Saya percaya sudah memperoleh hidup kekal sesuai dengan janjiNya.

 

 

 

 

(Tanda tangan)

------- batas yang dicetak -----------

 

Status kita sekarang adalah anak Allah itu artinya kita adalah ahli waris kerajaan Sorga.

Meskipun kita anak Allah, selama didunia ini kita masih bisa berbuat dosa, tetapi itu bukan berarti keselamatan kita akan hilang, sebab waktu kita berdosa status kita tetap anak Allah. Itu tidak berarti kita boleh seenaknya berbuat dosa, sebab Tuhan mengatakan:

“Tuhan menghajar orang yang dikasihinya, dan Ia menyesah orang yang diakuiNya sebagai anak” (Ibrani 12:6)

Sebaliknya ………..

Tuhan mau setelah kita mendapat hidup kekal secara Cuma-Cuma (Efesus 2:8-9), hidup kita dapat memuliakanNya (Matius 5:16).

Kita melakukan pekerjaan atau perbuatan baik bukan sebagai syarat untuk memperoleh keselamatan, tetapi sebagai ucapan syukur kita kepadaNya. Dan sebagai buah keselamatan kita (Efesus 2:10 dan Galatia 5:22).

Apalagi? Sama seperti bayi yang baru lahir bertumbuh secara jasmani. Anda akan bertumbuh secara rohani dengan mengambil langkah-langkah ini:

  1. Membaca satu pasal dari Injil yohanes dalam ALKITAB setiap hari. ( “Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh” [1Petrus2:2])
  2. Berdoalah setiap hari, berbicara kepada Allah. (“Janganlah hendaknya kamu kuatir tentang apapun juga, tetapi nyatakanlah dalam segala hal keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur”[Filipi4:6])
  3. Beribadalah secara teratur di gereja yang mengajarkan Alkitab dan memuliakan Yesus Kristus.(“Jangan kita menjaukan diri dari pertemuan-pertemuan ibadah kita, seperti dibiasakan oleh beberapa orang”[Ibrani10:25]) (“Allah itu Roh dan barang siapa menyembah Dia, harus menyembahNya dalam roh dan kebenaran”[Yohanes4:24])
  4. Bersekutulah dengan sesame orang Kristen yang akan menolong anda bertumbuh di dalam iman. (“Orang-orang yang menerima perkataan itu…… mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan, dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa”[Kis2:41-42])
  5. Jadilah SAKSI dengan memberitahukan orang lain apa yang telah dilakukan Yesus Kristus untuk Anda! Dan bagaimana anda memproleh hidup kekal dengan cara membacakan tulisan ini kepada orang lain. (“kami bersaksi dan memberitakan kepada kamu tentang hidup kekal, yang ada bersama – sama dengan Bapa dan telah dinyatakan kepada kami.”[1Yohanes1:2])
Last Updated on Wednesday, 14 July 2010 16:56
 
Share