PESAN KEPADA JEMAAT LAODIKIA DAN KEPADA KITA PDF Print E-mail
Written by DR. Timothy Tow   
Wednesday, 28 March 2012 17:31

Engkaulah harapanku.

 

WAHYU 3:14-22

YOHANES 11:25-27

 

PESAN KEPADA JEMAAT LAODIKIA DAN KEPADA KITA

 

 

Jemaat Laodikia adalah jemaat yang suam-suam kuku, tidak dingin dan juga tidak panas. Ia tidak bisa memuaskan orang yang meminumnya dan akan segera dimuntahkan dari mulut. Ketika sebuah jemaat bertumbuh kaya secara material dan merasa  tidak membutuhkan hal lain apapun, maka jemaat seperti ini menjadi terlelap dan puas diri. Inilah  kondisi dari jemaat modern. Di dalam diagnosa dari sang Tabib Agung, jemaat Laodikia begitu melarat, dan malang, miskin, buta dan telanjang. Jemaat yang suam adalah jemaat yang sakit. Obat yang dibutuhkannya adalah emas "yang telah dimurnikan dalam api" yang adalah iman dan kasih yang bernyala. Pakaian putih adalah kebenaran Kristus. Minyak untuk melumas mata adalah kebutuhan jemaat ini akan pengurapan Roh Kudus sebelum mereka bisa memahami perkara-perkara Allah. Gereja yang puas diri butuh menjadi bersemangat kembali dalam pertobatan. Dan jika sang Tabib Agung, yaitu Yesus Kristus, tidak masuk ke dalam hati, bagaimana Dia bisa memulihkan kesehatan rohani si pasien? Dia perlu masuk ke dalam hati setiap anggota. Dia akan makan bersama setiap pendengar, yang karena mendengarkan-Nya di meja jamuan akan dibangkitkan kembali. Yang bertahan akan mendapatkan tempat bersama Kristus di tahtaaNya.

 

Tetapi masih terdapat harapan bagi gereja-gereja yang goyah di akhir zaman ini. Singapura jaga seperti ini ditahun 1930-an. Tetapi Allah mengutus Dr. John Sung, hambanya dari China, dan sebuah kebangkitan Pentakostal yang hebat tercurah dengan kuasa dan kemuliaan ke atas orang-orang Kristen yang goyah. Lebih dari 1500 jiwa dipertobatkan dan dipenuhi dengan sukacita dari Roh Kudus. Dari kebangkitan ini lahir gereja yang kuat di Singapura saat ini. Pembaca, berdoalah bagi kebangkitan di dalam hidupmu sendiri. Berdoalah bagi kebangkitan di dalam kehidupan anggota-anggota jemaatmu. Berdoalah bagi kebangkitan jemaatmu.

 

RENUNGKAN:

Kecuali jika seseorang dilahirkan kembali.

 

DOAKAN:

Jadikan diriku berkobar bagi-Mu!

Last Updated on Wednesday, 28 March 2012 18:00
 
Share