SANGKAKALA YANG KE ENAM PDF Print E-mail
Written by DR.Timothy Tow   
Monday, 16 September 2013 19:07

"Apakah saya telah mempersembahkan semua diriku di atas mezbah"

 

WAHYU 9: 13-21

MAZMUR 46

 

SANGKAKALA YANG KE ENAM

 

Sangkakala keenam ditiup dan Yohanes mendengar suara memanggil keluar keempat tanduk mezbah emas yang di hadapan Allah, "Lepasakanlah keempat malaikat yang terikat dekat sungai besar Efrat itu." Keempat angkatan perang itu (angka empat adalah angka nubuatan yang juga dapat diartikan global) yang ditahan sampai detik itu, dilepaskan! Nah, ketika mereka dilepaskan maka itu adalah kehendak Allah bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia. Untuk segala sesuatu ada masanya ...ada waktu untuk membunuh ...ada waktu untuk berperang (Pengkhotba 1:3-8). Walvoord mengatakan bahwa ini akan menandakan pecahnya Perang Dunia ke-3, saya tidak dapat memikirkan yang lain, ketika ada tentara yang saling menantang dan bertempur, 200.000.000 kekuatan! Jika pulau yang begitu kecil seperti Singapura yang hanya terdiri dari 620 km persegi daerah daratan yang pada saat ini memiliki seperempat juta tentara yang terlatih untuk perang, kalikan ini delapan ratus kali dan Saudara akan mendapatkan jumlah total dari orang-orang ini pergi untuk berperang. Sungai Efrat adalah Irak!

 

Sekarang, penjelasan dari belalang di bawah sangkakala kelima adalah gambaran dari kehancuran yang lebih buruk yang akan datang. Pada penglihat yang dilihat Yohanes pada sangkakala keenam, bukan lagi atas asap belaka, tetapi juga merah api dan biru dan kuning belerang warnanya. Panas yang terbakar ini membumbung dari asap lidah api yang merah-kuning bagaikan ledakan dari tangki gas. Tentara kuda berbaju zirah ini haruslah membunuh sepertiga dari umat manusia di bumi ini. Ini berarti daerah di bumi ini akan terkenah musibah dari sangkakala kelima dan keenam jauh lebih besar dibandingkan dengan yang terkena pada saat Perang Dunia Ke-2.

 

Apakah respon Saudara akan semua ini? Banyak yang menghabiskan hidup mereka dengan membangun kerajaan mereka sendiri di bumi ini, bumi yang adalah kubah bagi kehancuran. Apakah Saudara termasuk salah satunya!

 

RENUNGKAN: Perang Teluk pada Agustus 1990 merupakan pendahuluan dari sesuatu yang lebih buruk yang akan datang.

 

DOAKAN: Tuhan, bangunkan saya dari tidur yang nyeyak.

Last Updated on Monday, 16 September 2013 19:58
 
Share