SEPERTI MUSA DAN ELIA DIMULIAKAN DI ATAS GUNUNG Print
Written by Dr. Timothy Tow   
Monday, 05 December 2016 23:01

Marilah kita teguh berpegang pada pengakuan tentang pengharapan kita.


WAHYU 11:3-14

MAZMUR 121


SEPERTI MUSA DAN ELIA DIMULIAKAN DI ATAS GUNUNG


Kemudian, ketika Yerusalem pada akhir zaman (yaitu tiga setengah tahun) akan dibawah kekuasaan bangsa lain, di bawah Penguasa Dunia Anti Kristus, Allah akan mengutus dua saksi-Nya untuk menyaksikan kuasa Allah yang benar dan hidup. Beberapa orang menafsirkan mereka sebagai Elia dan Henokh, namun ada yang mengatakan Elia dan Musa. Salah satu alasan saya mengatakan  Musa karena tulah-tulah yang dijatuhkannya ke Mesir disebutkan sebagai ciri- ciri kemampuannya. Di samping itu, Musa dan Elia terlihat di atas bukit Transfigurasi bukan Henokh. Musa melambangkan kematian dalam Kristus dan Elia melambangkan kehidupan dalam Kristus pada waktu Pengangkatan. Dengan mujizat yang mereka lakukan, banyak yang akan percaya pada berita mereka. Berita mereka adalah kedatangan Yesus yang segera bagi umat-Nya. Namun mereka yang tidak percaya akan menderita bencana yang diturunkan selama keenam sangkakala ditiupkan.  Kemudian, rencana Allah adalah untuk membiarkan mereka berkembang untuk sementara, dan kemudian dibunuh oleh Binatang yang naik dari lobang jurang maut, yaitu Anti Kristus. Mayat mereka akan terbentang di kota Yerusalem dan semua orang di dunia akan melihat mayat mereka ditayangkan di TV selama tiga setengah hari. Selama tayangan ini semua yang tinggal di bumi akan bergembira dan mengirim hadiah satu kepada yang lain karena kedua nabi telah menyiksa mereka dengan mujizat mereka sebagai hukuman. Namun tiba-tiba mereka hidup kembali dan ketakutan meliputi semua yang melihat mereka. Kemudian terdengarlah suara dari sorga “Naiklah ke mari,” di mana mereka naik dan diselubungi awan. Inilah awal dari Pengangkatan. Semua orang berdiri membisu.  Kemudian Kota itu tergoncang oleh gempa bumi yang dahsyat yang merubuhkan sepersepuluh bagian dari kota itu. Tujuh ribu orang mati oleh gempa bumi yang dahsyat. Semua orang yang tersisa memuliakan Allah, sambil mereka semua gentar ketakutan. Ini adalah celaka yang kedua.


RENUNGKAN: Musa dan Elia kembali ke bumi meyakinkan kita akan kehidupan yang kekal.


DOAKAN: Ya, Tuhan biarlah saya hidup selamanya denganMu.

Last Updated on Monday, 05 December 2016 23:06