KUASA ROH MEMBERI KEHIDUPAN PDF Print E-mail
Written by Buswell, T Tow & J Khoo   
Wednesday, 17 August 2011 22:08

 

KUASA ROH MEMBERI KEHIDUPAN


A Systematic Theology

In the

Reformed and Premillennial Tradition

of J Oliver Buswell

By

Timothy Tow and Jeffrey Khoo

 

http://febc.edu.sg/assets/pdfs/febc_press/Theology_for_Every_Christian.pdf

 diterjemahkan oleh Peter Yoksan


Roh mempunyai kuasa memberi kehidupan diungkapkan sebagai pusat perhatian saat percakapan Kristus dengan Nikodemus, “Sesungguhnya, sesungguhnya, Aku berkata kepadamu, Kecuali seseorang dilahirkan dari air dan dari Roh, dia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah. Barangsiapa yang lahir dari daging adalah daging; dan barangsiapa yang lahir dari Roh adalah roh. Janganlah heran Aku berkata kepada kamu, kamu-semua haruslah dilahirkan kembali. Angin berhembus ke tempat yang ia ingini, dan engkau mendengarkan suaranya, tetapi tidak dapat mengatakan dari mana ia datang, dan ke mana ia pergi: jadi demikianlah setiap orang yang dilahirkan oleh Roh” (Yohanes 3:5-8). Hanyalah melalui kuasa Roh Kudus sang pemberi kehidupanlah mujizat regenerasi (kelahiran-kembali) ini terjadi.

 


Kuasa Roh pemberi-kehidupan secara nyata ditunjukkan dalam kisah percakapan antara Kristus dengan perempuan Samaria. “Yesus menjawab dan berkata kepada dia, Jika engkau mengenal hadiah dari Allah, dan mengenal siapa yang sedang berkata-kata kepadamu, Berikanlah Aku minum; engkau akan meminta kepadaNya, dan Dia akan memberikan kamu air kehidupan. Perempuan itu berkata kepada Dia, Tuan, Engkau sama sekali tidak mempunyai timba untuk mengambil air, dan sumur ini dalam: dengan demikian dari mana Engkau mendapatkan air kehidupan? Apakah Engkau lebih besar daripada bapa kami Yakub, yang telah memberikan kami sumur ini, dan dia telah minum sendiri dari sumur ini, juga anak-anaknya, dan ternaknya? Yesus menjawab dan berkata kepada dia, Barang-siapa minum dari air ini akan haus kembali: Tetapi barang-siapa yang minum air yang Aku akan berikan kepada dia tidak akan pernah haus; tetapi air yang Aku akan berikan kepada dia akan menjadi di dalam dia sumur air yang mengalir sampai hidup kekal” (Yohanes 4:10-14).



 

Pikiran yang sama dikuatkan dalam khotbah Tuhan kepada orang banyak beberapa saat kemudian. “Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepadaKu dan minum! Barangsiapa percaya kepadaKu, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam perutnya akan mengalir aliran-aliran air hidup." (Tetapi yang dibicarakanNya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepadaNya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan)” (Yohanes 7:37-39).

 

Last Updated on Thursday, 18 August 2011 16:42
 
Share