EKSISTENSI ALLAH PDF Print E-mail
Written by Buswell, T Tow & J Khoo   
Wednesday, 17 August 2011 22:26

 

EKSISTENSI ALLAH


A Systematic Theology

In the

Reformed and Premillennial Tradition

of J Oliver Buswell

By

Timothy Tow and Jeffrey Khoo

 

http://febc.edu.sg/assets/pdfs/febc_press/Theology_for_Every_Christian.pdf


di terjemahkan oleh Peter Yoksan

Dalam pengabaran Injil, tidak perlu membuktikan eksistensi Allah. Pesan Kristen tidak tergantung argumen tentang eksistensi Allah, tetapi dalam kuasa penginsafan dan penobatan dari Roh Kudus. Kristus berjanji kuasa penginsafan dari Roh Kudus akan membuat keinsafan berikut ini “dunia akan dosa, dan akan keadilan dan akan penghakiman” dan akan menginsafkan khususnya, “akan dosa, karena mereka tidak percaya kepadaKu” (Yohanes 16:9-10). Roh Kudus bukan hanya menginsafkan tetapi juga melahirkan kembali, dan memberikan hadiah iman, yang adalah “pemberian dari Allah” (Efesus 2:8). Allah “berkerja di dalam kamu baik untuk berkehendak dan untuk melakukan kehendak baikNya” (Filipi 2:13).


 

Allah telah menyatakan eksistensiNya melalui ciptaanNya. Hal ini dinyatakan dengan jelas di dalam Roma 1:19-20, “Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah telah nyata untuk mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Sebab apa yang tidak nampak dariNya, yaitu kekuatanNya yang kekal dan keilahianNya, dapat nampak kepada pikiran dari karyaNya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih.” Dari Kitab Suci ini, kita dapat mengetahui bahwa manusia walaupun telah jatuh dan telah berdosa termasuk diri kita, kita dapat berkesimpulan ketika kita melihat dunia di sekitar kita, sehingga dengan melihat dunia, bahwa seluruh alam-semesta telah diciptakan oleh sang Pencipta. Bagaimana pendapat kita tentang kosmos, yang begitu “besar, luas, indah dan dunia yang mengagumkan ini?” Untuk mempercayai bahwa Allah telah menciptakan alam semesta, secara ex nihilo (dari yang tidak ada), merupakan hal yang jauh lebih masuk-akal daripada percaya kepada evolusi dan kekekalan zat. “Melalui iman kita mengerti bahwa dunia telah diciptakan dengan Firman Allah, sehingga dengan demikian hal-hal yang terlihat telah tercipta dari apa yang tidak kita lihat.” Segala sesuatu harus ada awalnya dari “yang tidak ada,” kecuali Allah.

 


Alam semesta yang telah tercipta ini menyatakan rancangan dan tujuan Allah. “Dia yang menanamkan telinga, tidakkah Ia mendengar? Dia yang membentuk mata, tidakkah Ia melihat?” (Mazmur 94:9). Argumentasi implisit ini sangat transparan. Dapatkah kita percaya bahwa organ-organ panca-indera bekerja berdasarkan-tujuan dapat dijelaskan di luar Pribadi Pintar yang bertujuan? Jika ada sebuah rancangan, maka harus ada Perancangnya.


 

“Langit mendeklarasikan kemuliaan Allah; dan cakrawala menunjukkan pekerjaan tanganNya” “Ketika aku merenungkan langitmu, pekerjaan jari-jariMu, bulan dan bintang-bintang, yang telah Engkau tetapkan; Apakah manusia itu, sehingga Engkau mengingatnya? Dan apakah putra manusia itu, sehingga Engkau mengunjunginya?” (Mazmur 8:5-6). Rasul Paulus menggunakan argumentasi ini dalam suratnya kepada orang-orang Roma: Sebab murka Allah nyata dari sorga atas segala kefasikan dan kelaliman manusia, yang menindas kebenaran dengan kelaliman. Karena apa yang dapat mereka ketahui tentang Allah nyata untuk mereka, sebab Allah telah menyatakannya kepada mereka. Sebab apa yang tidak nampak dariNya, yaitu kekuatanNya yang kekal dan keilahianNya, dapat nampak kepada pikiran dari karyaNya sejak dunia diciptakan, sehingga mereka tidak dapat berdalih. Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepadaNya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan jantung mereka yang bodoh menjadi gelap. Mereka berbuat seolah-olah mereka penuh hikmat, tetapi mereka telah menjadi bodoh” (Roma 1:18-22). Dalam kata-kata ini, kita memperoleh pernyataan gamblang bahwa alam-semesta yang tercipta ini merupakan bukti memadai untuk kekuatan-kekal dan karakter ilahi dari Allah.

 

Last Updated on Thursday, 18 August 2011 16:13
 
Share