Syarat Mengikuti Yesus Print
Written by Ajin Thu   
Saturday, 06 August 2011 18:04

Ringkasan Khotbah 28 Maret 2010

SYARAT-SYARAT MENGIKUT YESUS

Markus 8:34-38

Oleh: GI Ajin Thu


Markus 8:31-38 berisi perkataan Yesus. Di sana Yesus memberitahukan tentang penderitaan-Nya. Hal serupa dapat juga kita lihat di Injil yang lain yaitu Matius 16 dan Lukas 9.


Dari bagian Firman Tuhan pagi ini, khususnya di ayat 34 terdapat 3 syarat untuk mengikut Yesus, yaitu: 1). Menyangkal diri; 2) Memikul salib; dan 3) Mengikut Tuhan


Ketiga hal di atas bukanlah persyaratan keagamaan karena keselamatan kita. Kita diselamatkan bukan karena perbuatan tetapi semata-mata karena Anugerah Allah. Ini adalah sifat kehidupan Kristen yang bukan hanya terjadi pada saat kita menjadi orang Kristen tetapi adalah seumur hidup. Sepanjang hidup kita harus melakukan yaitu jalan salib kita.


1. Menyangkal diri

Menyangkal diri adalah tidak mengakui hak atas diri sendiri. Menurut buku Basic Bible Knowledge (BBK) yaitu Buku Pengetahuan Dasar Alkitab yang diterbitkan oleh Gereja BP Calvary Pandan, menyangkal diri adalah menyalibkan ke-ego-an hidup kita. Kita harus menyerahkan segala yang ada pada diri kita kepada Tuhan. Pada saat kita percaya Tuhan, saat itu juga kita menjadi orang baru. Kita tidak lagi berhak memutuskan kehidupan kita. Kita harus menolak dosa dan kehidupan yang lama dan harus mengalami kelahiran baru yang dikerjakan oleh Tuhan (2 Kor 5:17). Tuhan Yesus harus di atas segala-galanya. Kita harus memiliki hubungan yang baik dengan Yesus. Menyangkal diri bukan sekedar tidak mau memakan makanan yang kita sukai tetapi kita harus menyangkal ke-ego-an dan sifat-sfat yang buruk yang pada diri kita.
.

2. Memikul salib

Menurut para ahli, Yesus memikul salib yang berukuran 3 meter dengan berat 15 kg sampai ke tempat yang dietntukan yaitu Bukit Tengkorak. Di dalam Perjanjian Baru salib adalah lambang yang memalukan dan hina. Orang-orang Roma menggunakan salib bukan hanya untuk menyiksa seseorang tetapi juga untuk mempermalukan orang di tempat umum. Salib adalah lambang kehinaan bagi orang yang disalibkan karena orang yang disalibkan dianggap sebagai orang keji. Bagi orang Yahudi, salib adalah lambang kutukan. Salib sebenarnya adalah lambang hubungan antara manusia dengan Allah. Melalui salib manusia diperdamaikan dengan Allah karena setelah manusia jatuh ke dalam dosa manusia telah terpisah dengan Allah. Manusia yang sudah diperdamaikan dengan Allah tidak hidup menurut daging lagi. Memikul salib adalah merendahkan diri, rela menanggung beban yang berat namun kita tidak sendirian dan salib bagi kita bukanlah pencobaan atau kesulitan. Yesus membuat beban kita menjadi ringan (Mat 11:28-30).


3. Mengikut Tuhan

Mengikut Tuhan artinya kita mentaati dan melaksanakan segala yang diperintahkan Tuhan. Segala perintah Tuhan ada di dalam Alkitab. Untuk dapat mengikut Tuhan dengan baik maka kita harus setia dan taat kepada apa yang ditulis oleh Firman Tuhan. Di dalam mentaati dan melaksanakan perintah Tuhan maka keuntungan-keuntungan yang kita peroleh adalah: 1) Menjadi manusia baru (2 Kor 5:17); 2) Menjadi anak-anak Allah (Roma 8:14-16); 3) Memperoleh hidup yang kekal (Mat. 19:29).


Semoga Tuhan menolong kita untuk menjadi orang yang selalu bersedia menyangkal diri, memikul salib dan mengikut Tuhan.


(Diringkas oleh Hendriana, diedit oleh Pipit MJ)

Last Updated on Thursday, 25 August 2011 05:26