Percobaan Pembunuhan Terhadap Pemimpin Rohani PDF Print E-mail
Written by Peter Yoksan   
Monday, 26 March 2012 17:51

 

Ringkasan Khotbah 18 Maret 2012

Percobaan Pembunuhan Terhadap Pemimpin Rohani
Nehemiah 6
Oleh: GI Peter Yoksan


Di dalam Kitab Nabi Nehemia 6, semua hal yang jahat didalangi oleh Iblis yang ingin menghancurkan pekerjaan Tuhan dimana ketika Nehemih ingin membangun kembali Tembok Yerusalem yang sudah runtuh, Iblis berusaha menghalanginya dengan menggunakan Tobiah, Sanbalat dan Gesyem. Untuk pekerjaan Tuhan, Nehemiah bersedia turun pangkat dari “Juru Minim Raja (Menteri)” menjadi “Bupati” di Yerusalem untuk membangun kembali tembok Yerusalem yang sudah runtuh itu.  Firman Tuhan mengatakan bahwa semua tempat di dunia ini akan hancur akan tetapi hanya Yerusalem yang baru yaitu tempat orang kudus (yang percaya Yesus) yang tidak akan hancur bahkan jalannya terbuat dari emas dan  Yesus adalah Rajanya.

Tobiah,  Sanbalat dan Tobia, dan Gesyem (orang Arab)  adalah musuh Nehemiah yang juga musuh Tuhan. Di dalam pasal 3, ketiga orang itu mau masuk menjadi musuh dalam selimut namun tidak berhasil. Usaha kedua mereka yaitu mau menyerang tetapi tidak berhasil juga. Masalah ketiga adalah masalah hutang piutang antara sesama orang percaya, namun masalah inipun dapat diselesaikan oleh Nehemiah. Di pasal 6 dari Kitab Nehemiah dicatat masalah dari musuh yang tidak henti-hentinya untuk menggagalkan proyek Nehemiah, bahkan musuh merencanakan pembunuhan terhadap pemimpin  proyek yaitu Nehemiah sendiri.

Nehemiah 6 dapat dibagi menjadi 3 bagian yaitu: 1) Percobaan pembunuhan/penghentian terhadap pekerjaan Tuhan (ayat 1-4);  2)  Percobaan pembunuhan semangat/jantung hamba Tuhan (ayat 5-9); 3) Percobaan pembunuhan hidup hamba Tuhan.

Pada percobaan pembunuhan yang pertama, Tembok Yerusalem sudah jadi akan tetapi pintu-pintu gerbang belum terpasang,  Nehemiah tidak mau meninggalkan pekerjaannya karena musuh berusaha mengundang dia keluar kota untuk berunding, bahkan pada ayat 4 Nehemiah dibujuk sampai 4 kali dan yang ke 5 kali disertai ancaman  untuk meninggalkan pekerjaan Tuhan.

Pada percobaan pembunuhan kedua, musuh mengancam akan menuliskan surat terbuka dengan tuduhan bahwa Nehemiah ingin memberontak kepada raja. Usaha ini adalah untuk melemahkan semangat Nehemiah agar berhenti dari proyek pembangunan Tembok Yerusalem. Orang yang tidak mempunyai semangat adalah orang yang paling tidak berguna. Justru Nehemiah semakin giat melakukan pekerjaan TUHAN karena ancaman ini (ayat 9).

Pada percoobaan pembunuhan ketiga, Nehemiah disuruh datang ke tempat yang tidak boleh ia masuki yaitu Bait Allah  di kota Yerusalem . Karena mereka merencanakan pembunuhan terhadap Nehemiah. Akan tetapi semua usaha dari musuh Nehemiah itu tidak berhasil karena pertolongan Allah. Nehemiah menolak untuk datang bertemu. Oleh karena itu hendaklah kita semua meminta pertolongan Allah kalau kita dihadapkan dengan masalah yaitu dengan berdoa (pasal 1, 2, 3, 6, 13 adalah doa-doa Nehemiah baik untuk orang-orang lain dan terakhir untuk diri sendiri.

Diringkas oleh Rudy Rus, diedit oleh Pipit MJ

 

Last Updated on Monday, 26 March 2012 17:53
 
Share