Satu Hal Baru PDF Print E-mail
Written by Pdt Elyakin Phang   
Saturday, 31 March 2012 07:44

 

Ringkasan Khotbah 25 Maret 2012


Satu Hal Baru

Yeremia 31:21-11; Yesaya 43:19

Oleh: Pdt. Elyakin Phang


Pengkhotbah 1:11 mengajarkan kita bahwa segala sesuatu yang kita anggap baru sesungguhnya sudah ada atau pernah terjadi sebelumnya. Tetapi di dalam Alkitab ada 3 hal yang benar-benar merupakan hal yang baru dan tidak akan pernah terjadi lagi, yaitu yang terjadi di:


  1. Di dalam Bilangan 16:30 dimana terjadi pada kelompok Korah dan kawan-kawan yang menentang Musa sehingga Allah menghukum mereka dengan membelah bumi, kemudian bumipun menelan mereka beserta segala kepunyaan mereka.
  2. Di dalam Yesaya 53 dan 7:14 dimana Allah bernubuat akan menyelamatkan bangsa Israel melalui Perawam Maria yang akan melahirkan Tuhan Yesus sebagai Juru Selamat.
  3. Di dalamYeremia 31 : 22 dimana TUHAN menciptakan sesuatu yang baru, yaitu perempuan merangkul laki-laki. Keluarga adalah organisasi pertama yang Tuhan bentuk, dan seorang wanita berperan penting di dalammnya, baik sebagai istri ataupun sebagai ibu. Seorang wanita atau istri yang baik akan dapat membawa seluruh isi rumahnya untuk datang kepada Tuhan, maka dalam hal inilah Tuhan akan memakai kaum wanita untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan Tuhan.

Ada 5 hal yang dapat dilakukan seorang wanita dalam pelayanannnya kepada Tuhan, yaitu:

  1. Membawa seluruh keluarga percaya kepada Yesus. Hal ini bukan hanya kewajiban dari seorang wanita tetapi  kewajiban bagi semua orang percaya untuk membawa jiwa-jiwa baru kepada Tuhan.
  2. Bersemangat di dalam pelayanan. Statistik membuktikan bahwa jumlah wanita lebih banyak dibandingkan pria di dunia ini. Seorang wanita juga cenderung lebih berani, lebih rajin, lebih setia di dalam pelayanan.
  3. Rajin berdoa untuk pelayanan, gereja, keluarga, pendidikan anak-anak, kesehatan suami, dll. Banyak berdoa maka banyak berkat yang akan diperolehnya.
  4. Mambantu mengurus keluarga. Amsal 31 berisi tentang bagaimana seharusnya seorang wanita menjalani kehidupan rumah tangganya, dia akan di sebut pandai atau cakap, dan lebih berharga dari pada permata.
  5. Memberi semangat pada suami. Secara umum kesabaran pria lebih pendek dibandingkan dengan wanita. Bahkan ada pepatah yang mengatakan dibalik seorang pria yang sukses pasti ada dukungan wanita dibelakangnya. Hal ini sesuai dengan yang Tuhan nubuatkan di dalam Yeremia 31 : 21-22, perempuan yang Tuhan kehendaki untuk merangkul laki-laki. Tuhan menginginkan seorang wanita tidak hanya dapat mendukung suami dalam mendapatkan materi saja, tetapi juga mendukung suami di dalam iman.

 

Empat kesamaan yang harus dimiliki pasangan suami isteri yang telah disatukan dalam pernikahan, yaitu: 1) Satu hati; 2) Satu cita-cita; 3) Satu didalam pekerjaan rohani; 4) Satu jalan.


Diringkas oleh Indriyanti, diedit oleh Pipit MJ

 

Last Updated on Saturday, 31 March 2012 09:05
 
Share