Kesengsaraan Membawa Kemuliaan PDF Print E-mail
Written by Rev Elyakin Phang   
Saturday, 28 April 2012 05:35

 

 

Ringkasan Khotbah 22 April 2012

Kesengsaraan Membawa Kemuliaan
Filipi 2:5-11
Oleh: Pdt.Elyakin Phang

Kita semua tahu bahwa setelah mati di kayu salib, Yesus bangkit pada hari ke tiga. Kebangkitan Yesus membawa damai dan sukacita untuk orang yang percaya kepada-Nya. Akan tetapi saat ini, banyak orang Kristen yang hidup tidak ada sukacita dan damai. Lebih buruknya lagi banyak orang  yang tidak percaya akan kebangkitan Yesus. Alkitab mencatat bahwa sebelum Yesus bangkit dari kematian Ia sudah terlebih dahulu membangkitkan tiga orang mati.


Pada saat Yesus menderita di kayu salib, Petrus yaitu salah satu murid Yesus yang senang menjadi pemimpin dan suka membuka mulut melihat Yesus disalib lari karena takut ikut disalib juga  seperti  Yesus.


Orang kedua yang berada di dekat salib ketika Yesus disalibkan adalah Maria Magdalena yaitu perempuan yang pernah dirasuk oleh tujuh roh jahat namun kemudian ditolong Yesus dimana Yesus mengusir roh-roh jahat itu dari dirinya. Pada waktu Yesus disalibkan, Maria dan Maria Magdalena tidak takut, mereka pagi-pagi sekali sudah datang ke kubur Yesus yaitu pada Hari minggu pagi untuk memberi rempah-rempah pada tubuh Yesus.Tetapi sesampai di depan kubur mereka bertemu dengan malaikat yang memberi tahu mereka bahwa Yesus telah bangkit dengan bukti  kubur yang sudah kosong (Markus 16:1-9). Mereka sangat  senang,  kemudian  cepat-cepat meninggalkan kubur itu dan bersaksi kepada siapa saja yang mereka temui  bahwa Yesus telah bangkit. Di dalam Markus 16: 14 menyebutkan bahwa Yesus juga menampakkan diri kepada murid-murid-Nya di tepi Danau Galilea, bahkan Yesus sempat memberikan mereka sarapan di tepi danau itu karena Yesus tahu bahwa mereka pasti kedinginan dan lapar.


Syarat utama kita sebagai pengikut Kristus adalah “setia.” Jikalau kita  setia di dalam bekerja maka berkat pasti akan  melimpah atas kita. Lukas 24:18 menjelaskan bahwa  Tuhan dapat memuaskan kehidupan kita. Alasan hati kita tidak pernah merasa puas adalah : 1) tidak ada hubungan yang erat dengan Tuhan ; 2) tidak berdoa; 3) tidak pernah membaca Firman Tuhan; 4)  tidak ada pelayanan. Ada juga orang setiap hari melakukan ke empat hal tersebut bahkan sampai sekolah Alkitab dan setelah itu menjadi Hamba Tuhan. Gaji seorang Hamba Tuhan itu sedikit. Jikalau seorang Hamba Tuhan mempunyai banyak keinginan dunia maka pada akhirnya ia akan lari dari Tuhan dan mengejar  keinginan dunia. Sebagai orang Kristen kita  harus mementingkan dunia rohani sehingga kita dapat setia kepada Tuhan sampai pada akhrinya.


Tujuan Yesus datang ke dalam dunia ini adalah mengampuni dosa, menghapus air mata dan kesusahan kita. Roma 3:2  menyebutkan “Karena setiap orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah.” Setiap kita memiliki dosa turunan.yang diturunkan oleh Adam. Karena dosa maka manusia telah kehilangan damai dan sukacita. Kebanyakan manusia meremehkan dosa. Iblis begitu pandai membuat dosa itu menjadi hal yang kelihataan biasa untuk dilakukan. Manusia harus tahu bahwa Yesus sudah bangkit untuk dosa-dosanya. Yesus sangat membenci dosa, kemana-mana Ia selalu menegur dosa (Yohanes 11:12). Setiap orang harus menyadari bahwa dirinya berdosa, mengaku dosa dan percaya kepada Yesus sehingga memiliki hidup baru di dalam Kristus. Marilah kita berkomitmen untuk putus hubungan dengan dosa dan berjanji bahwa hidup atau mati  adalah bagi Tuhan.


Diringkas oleh Ereen, diedit oleh Pipit MJ

 

 

Last Updated on Saturday, 28 April 2012 05:41
 
Share