Mencari Kesempatan dan Jalan PDF Print E-mail
Written by Rev Elyakin Phang Khin Sui   
Saturday, 28 July 2012 07:49

 

Ringkasan Khotbah 22 Juli 2012


Mencari Kesempatan dan Jalan

Filipi 3:8-14

Oleh : Pdt. Elyakin Phang


Banyak orang Kristen sudah lama menjadi orang percaya tapi kerohaniannya berhenti seperti mobil yang mogok. Mobil yang mogok tentu tidak bisa jalan. Kerohanian yang demikian tentu tidak bertumbuh. Marilah kita renungkan hal ini dengan baik.


Filipi 3:12 mengatakan bahwa Rasul Paulus mengejar Yesus yang sudah menyelamatkan dia. Orang Kristen tidak cukup hanya percaya Yesus dan selamat. Yang lebih penting adalah kerohaniannya harus mencapai tingkat yang tertentu. Jikalau kita tidak berusaha untuk bertumbuh maka kita tidak akan bertumbuh. Sudah berapa banyakkah kita memuliakan Tuhan? Yesus dengan darah-Nya yang mahal telah melunasi dosa-dosa kita. Berusahalah menjadi orang yang memuliakan Tuhan setiap saat.


Di depan setiap manusia ada dua jalan. Yang pertama adalah jalan kebenaran yaitu jalan milik Yesus. Jalan ke dua adalah jalan milik dunia ini. Jalan dunia adalah jalan sementara yaitu yang kita lalui ketika kita masih hidup. Kita harus waspada dalam memililh jalan. Rasul Paulus mengatakan bahwa sebelum mengenal Yesus ia mengenal dunia ini, namun setelah ia percaya Yesus ia berubah 100%. Ia hanya memandang kepada Yesus yang paling berharga. Dunia adalah seperti sampah. Apapun yang ada di dunia ini tidak bisa dibawa mati karena ketika kita lahir kita tidak membawa apapun ke dalam dunia ini. Kita lahir dengan tangisan, ketika mati juga akan diantar dengan tangisan dari keluarga kita. Dr John Sung adalah penginjil yang terkenal dari Cina. Ia lulus Phd dari Amerika dengan prestasi yang sangat baik dan mendapatkan kunci emas dari sekolahnya. Namun ketika ia mengenal Yesus dan bertobat ia ingin mengabarkan Injil di Cina ia menganggap semua yang didapatkannya adalah sampah. Kunci emasnya ia buang ke dalam laut dan ia pergi mengabarkan Injil Yesus Kristus di Cina dan Asia Tenggara sehingga banyak orang yang percaya Yesus karena dia. Hendaklah kita belajar seperti Rasul Paulus dan Dr John Sung yang tidak mementingkan dunia ini supaya kita dapat menjadi alat Tuhan yang berguna.


Orang Kristen kita juga harus membuang jauh segala hal yang kotor. Kata-kata kotor jangan lagi keluar dari mulut kita. Sebagai orang yang telah mengenal dan memiliki Yesus, apapun yang kita kerjakan dan katakan harus memuliakan Tuhan.


Kita harus siap menderita demi nama Tuhan dan selalu siap memikul salib bersama-sama Yesus. Artinya, kita telah menguburkan semua dosa kita bersama Yesus. Kita juga telah bangkit bersama Yesus. Setelah kita bangkit bersama Yesus, kita menjadi ciptaan baru. Sebagai tanda Yesus hidup di dalam kita maka kita harus memiliki hidup yang baru di dalam Yesus. Segala kebiasaan kita yang lama yang tidak baik kita tinggalkan.


Orang percaya harus mengandalkan kuasa Tuhan di dalam segala hal. Apapun yang akan kita kerjakan harus didahului dengan doa. Selain berdoa, kita sangat membutuhkan cahaya dari Firman Tuhan supaya kita dapat menang dan sukses dalam hidup ini. Tinggalkan masa lalu kita. Pandang terus kepada Yesus. Pelari yang bisa menang di dalam lomba lari adalah pelari yang tidak melihat ke belakang namun melihat lurus kepada garis finish sehingga menjadi juara. Kita harus bisa memandang jauh ke depan, tidak melihat orang lain, tidak melihat diri sendiri dan tidak melihat situasi di sekitar kita. Bacalah Firman Tuhan, renungkan dan lakukan setiap hari. Berdoalah setiap saat maka niscaya kita akan menjadi orang Kristen yang bertumbuh di dalam kerohanian kita. Semoga Tuhan menolong kita. Amin.


Diringkas oleh Elizabeth Elson, diedit oleh Pipit MJ

 

Last Updated on Saturday, 28 July 2012 07:51
 
Share