Akankah Engkau Mengkhianati Yesus? PDF Print E-mail
Written by Peter Yoksan   
Sunday, 05 August 2012 06:27

 

Ringkasan Khotbah 29 Juli 2012


Akankah Engkau Mengkhianati Yesus?

Matius 26:14-25

Oleh : GI Peter Yoksan


Tema utama Matius 26 adalah “Berjaga-jagalah dan Berdoalah.” Arti kata “berjaga-jaga” adalah seperti satpam yang mengawasi sepanjang malam, tidak boleh tidur dan tidak boleh tertidur. Sebagai orang Kristen kita harus berjaga-jaga untuk diri sendiri dan juga untuk saudara seiman supaya jikalau mereka ada yang berbuat salah kita memperingati mereka. Oleh sebab itu kita haruslah senantiasa memiliki pikiran yang jernih, mata yang jeli, telinga yang peka terhadap Firman Tuhan dan tetap berdoa.


Pengkhianatan atas diri Yesus terjadi pada perayaan Paskah yang terakhir. Paskah di Perjanjian Lama dirayakan pada malam hari tanggal 14 Nisan. Makanan yang harus disantap pada perayaan itu adalah: 1) domba yang berumur satu tahun; 2) roti tidak beragi (dimakan selama 7 hari); 3) sayuran pahit. Paskah dan Perayaan Roti Tidak Beragi dari Perjanjian Lama diperingati di dalam Perjamuan Kudus di gereja Perjanjian Baru saat ini (Kisah Para Rasul 2).


Ada tujuh Paskah Signifikan yang orang Israel rayakan yang dicatat di dalam Alkitab:
1. Paskah pertama – di Mesir (Keluaran 12)
2. Paskah ke 2 – di Sinai  (Bilangan 9:1-14)
3. Paskah ke 3 – pada zaman Yosua di Gilgal/Tanah Perjanjian/Tanah Kanaan (Yosua 5:10-12)

4. Paskah ke 4 – pada zaman Raja Hizkia di Kerajaan Yehuda setelah Kerajaan Samaria dimusnahkan

(II Tawarikh 30:1-27)

5. Paskah ke 5 – pada zaman Raja Yosia (II Raja-raja 23:21-23; II Tawarikh 35:1-19)

6. Paskah ke 6 – pada zaman Ezra ketika orang Israel pulang dari pembuangan Babelonia

(Ezra 6:19-22)

7. Paskah ke 7 – pada tahun ke 30 yaitu pada saat kematian Yesus


Ada tiga sebab yang membuat seseorang mengkhiati Yesus, yaitu:


1. Karena Uang (ayat 14-15)

Orang yang pada dasarnya tidak percaya Yesus seperti Yudas bisa menghkhianati Yesus karena uang. Nama “Yudas” berarti memuji Tuhan. Yudas berasal dari Kota Kariot dan ayahnya bernama Simon. Meskipun mengikuti Yesus namun ia tidak percaya Yesus. Ia hanya ingin mendapatkan keuntungan dari mengikuti Yesus. Ia adalah orang yang cinta uang. Orang yang mengaku diri sebagai pelayan atau hamba Tuhan dapat saja meninggalkan pelayanan dan terjun ke dunia politik atau bisnis dan tak pernah kembali lagi kepada Tuhan karena uang.


2. Karena Tidak Siap (ayat 16-19)

Orang yang sudah percaya dapat mengkhianati Yesus karena tidak siap di dalam pelayanan yang telah Tuhan percayakan kepadanya. Misalnya tidak mempersiapkan diri di dalam mengajar Firman Tuhan atau pelajaran Sekolah Minggu serta datang terlambat.


3. Karena tidak tahu (ayat 20-25)

Tidak tahu dan tidak siap ada kaitannya. Tidak tahu membuat kita tidak siap. Pada malam persiapan makan ketika sedang makan bersama para murid-Nya, tiap murid bertanya, “bukan aku, ya Tuhan?” Setiap mereka mengharapkan jawaban “bukan” dari Yesus. Orang yang sudah percaya dapat mengkhianati Yesus karena tidak tahu. Oleh sebab itu, di dalam melayani kita harus tahu Firman Tuhan supaya kita jangan mengkhianati Yesus dengan salah melayani, misalnya janganlah sampai kita salah mengajar kepada anak-anak Sekolah Minggu karena tidak tahu Firman Tuhan.


Diringkas oleh Ereen, diedit oleh Pipit MJ

 

Last Updated on Sunday, 05 August 2012 06:40
 
Share