Tujuh (7) Aspek Kemahakuasaan TUHAN Yesus dalam Mujizad-mujizadNya Bagian 3 PDF Print E-mail
Written by Peter Yoksan   
Saturday, 08 December 2012 13:17

 

Ringkasan Khotbah 2 Desember 2012


7 Aspek Kemahakuasaan TUHAN Yesus dalam Mujizad-mujizadNya

Matius 9:18-26

Oleh : Ev Peter Yoksan


Tidak ada di dunia ini yang tidak di bawah kuasa Yesus: 1) benda mati tunduk pada kuasa Yesus; 2) langit bumi yang disebut alam semesta menurut kuasa Yesus; 3) badan manusia yang merupakan benda paling mahal di dunia ini taat pada perintah Yesus; 4) Roh malaikat maupun roh jahat takut pada Yesus; 5) Roh manusia pun menuruti Yesus; 6) flora; 7) serta fauna pun juga turut kuasa Yesus (BAB RR FF). Dalam injil Matius sampai Yohanes tercatat dalam 37 mujizat yang Tuhan Yesus lakukan (walaupun mujizad-mujizad Yesus lebih daripada itu). Dan dari 37 mujizat itu ada19 mujizat (terbanyak) berkenaan dengan tubuh manusia. Salah satunya adalah Tuhan Yesus menyembuhkan perempuan yang pendarahan selama 12 tahun.


Latar belakang saat itu Yesus sedang mengajar, datanglah seorang ayah bernama Yairus yang mempunyai anak perempuan satu-satunya yang sakit keras berumur 12 tahun, dan Alkitab mengatakan anak ini hampir mati. Yarius datang dengan tersungkur menyembah Yesus, dan ini adalah siap yang baik. Apakah ketika kita di gereja, kita menyembah Yesus atau melakukan hal yang lain? Kita seharus mempunyai sikap seperti Yairus. Yairus pun memohon dengan sangat kepada Yesus untuk datang ke rumahnya agar anak perempuannya yang satu-satunya itu jangan mati. Jadi kalau kita sakit, kita harus terlebih dahulu datang kepada Yesus, bukan kepada yang lain.


Dan saat itu juga Tuhan Yesus langsung meninggalkan tempat ia mengajar dan pergi bersama-sama Yairus, dan murid-muridNya mengikuti Yesus.Yairus adalah orang baik, ia adalah kepala rumah ibadah orang Yahudi (sinagog: setelah bait Allah dihancurkan pada tahun 586 SM, orang Yahudi mendirikan banyak sinagog. Setiap 10 Kepala Keluarga dapat mendirikan satu sinagog untuk belajar Firman TUHAN). Dengan ini kita bisa lihat bahwa Yairus mempunyai rohani yang baik, maka Yesus langsung menuruti permintaan Yairus. Kenapa seperti itu? Karena rumah Yairus itu adalah rumah Tuhan Yesus. Apakah rumah kita seperti rumah Yairus, dimana kita mengumpulkan anak cucu kita untuk berdoa, belajar firman dalam kebaktian keluarga minimal satu kali satu minggu. Kalau seperti itu Tuhan Yesus sudah datang sebelumYairus panggi sebab Ia Allah mahahadir. Karena saat kita membaca Alkitab dan berdoa, Tuhan Yesus hadir di rumah kita. Jadi Yesus pasti datang saat kita membutuhkanNya.


Ditengah jalan Tuhan Yesus diikuti banyak orang, ada seorang ibu, yang sudah sakit selama 12 tahun, ia sakit pendarahan, ia sudah mencari pertolongan dengan mencari berbagai dokter tetapi tidak sembuh, malah menjadi parah dan uangnya pun sudah habis. Seperti ibu ini, kalau kita punya masalah, kita berputar-putar mencari begitu banyak jalan keluar tetapi tidak menemukan jalan keluar. Apa salahnya? Kita tidak mencari Tuhan Yesus. Ibu ini sudah mendengar tentang Tuhan Yesus. Ia pun mengimani bahwa jika ia menyentuh saja ujung jubah Tuhan Yesus, ia akan sembuh. Terus hal itu ia lakukan. Maka ibu itu pun sembuh. Tuhan Yesus mengatakan bahwa, ada yang menyentuhnya, tetapi semua orang tidak percaya kepada Yesus (Lukas). Ini seperti sikap kita yang sering kali tidak percaya kepada perkataan Tuhan Yesus dalam firmanNya. Seketika, ibu itu gementar karena Yesus menyadari keberadaannya. Maka ia berterus terang akan semuanya (Mar 5:24). Yesus mengatakan itu dengan alasan, jika mendapatkan berkat (rohani) jangan sampai kita tidak bersaksi kepada orang lain.


Kenapa Yesus melakukan hal itu? Yesus ingin menjadikan ibu ini sebagai bukti untuk Yairus agar tidak ragu akan kemahakuasaan Yesus. Sebab setelah itu orang-orang dari rumah Yairus membawa berita bahwa putri Yairus sudah mati. Supaya  Yairus percaya bahwa tidak akan sia-sia mengajak Yesus ke rumahnya walaupun putri tunggalnya sudah mati (Mar 5:35). Yesus pun mengatakan kepada Yairus untuk “Berhenti Takut” dan percaya saja. Maka setelah itu Yesus datang ke rumah Yairus, dan mengatakan bahwa anaknya  hanya “tidur” dan kemudian membangkitkan putrinya.


Firman ini mengajarkan kepada kita kalau saat kita ada masalah kita harus segera mencari Yesus dahulu, kita harus datang dengan menyembahNya, kita pun harus membuat rumah kita sebagai Rumah Tuhan, dan saat kita mendapatkan berkat rohani, kita harus bersaksi supaya orang lain dikuatkan. Sebab ketika satu orang diberkatiNya maka orang lain akan mendapatkan berkat dariNya juga. Setelah ibu itu sembuh dan selanjutnya putri Yairus bangkit dari kematian. TUHAN ingin memberkati kita semua orang yang percaya kepada Yesus. Berhenti takut dan percayalah pada Yesus.

 

(Diringkas oleh Zakharia diedit oleh pengkhotbah).

 

Last Updated on Saturday, 08 December 2012 13:28
 
Share