Tujuh Aspek Kemahakuasaan Yesus dalam Mujizat-mujizat-Nya (Bagian 4) PDF Print E-mail
Written by Peter Yoksan   
Saturday, 15 December 2012 07:50

 

Ringkasan Khotbah 9 Desember Tahun TUHAN 2012


“Tujuh Aspek Kemahakuasaan Yesus dalam Mujizat-mujizat-Nya (Bagian 4)”

Markus 5:1-21

Oleh : Gembala Sidang Peter Yoksan


Yesus adalah Allah yang Maha Tahu, Maha Hadir dan Maha Kuasa. Dalam Injil Tuhan Yesus dapat kita lihat bagaimana kemuliaan Yesus dinyatakan  di dalam kuasa-Nya. Yesus berkuasa atas tujuh hal (baik yang kelihatan BAB FF an yang tidak kelihatan RR), yaitu: 1) Alam (ada 3 mujizat);  2) Benda mati (ada 3 mujizat); 3) Badan manusia (ada 19 mujizat); 4) Roh jahat (ada 5 mujizat); 5) Roh manusia (ada 3 mujizat); 6) Flora (ada 1 mujizat); 7) Fauna (ada 3 mujizat). Jadi seluruhnya berjumlah 37 mujizat yang telah Yesus lakukan yang tercatat di dalam empat Injil. Empat Injil mencatat 37 mujizad.


Pagi ini kita akan melihat bahwa roh-roh jahat dan para malaikat tunduk kepada Yesus.


1.  Ketika Yesus mendarat di Gedara

Ada sepuluh tempat yang dapat dikunjungi oleh Yesus karena Gedara adalah satu tempat yang ada di kota Dekapolis yang artinya sepuluh kota.


2. Yesus disambut oleh dua orang yang kerasukan

Yesus bukannya disambut oleh orang biasa tetapi oleh orang gila yaitu dua orang yang tinggal di kuburan dan mereka ditakuti oleh orang-orang karena tidak ada yang dapat menyembuhkan mereka.


3.  Roh jahat menguasai roh manusia

Ada tujuh faktamengenai roh jahat:

1.  Roh jahat dapat menguasai roh manusia sejak manusia jatuh  ke dalam dosa (Kejadian 3)

2.  Roh jahat menguasai roh binatang

3.  Roh jahat sangat kuat, dapat mematahkan rantai dan membuat orang menjadi gila

4.  Roh jahat begitu banyak jumlahnya (6000)

5.  Roh-roh jahat mengenal Yesus, Putra Allah Maha Tinggi

6.  Roh-roh jahat tahu mereka akan disiksa selamanya

7.  Roh-roh jahat meminta izin kepada Yesus (Kehendak Allah yang bersifat permisif).


Tidak ada orang yang dapat menolong dua orang yang kerasukan itu, hanya Yesus yang dapat menolong mereka dan roh-roh jahat minta izin kepada Yesus agar mereka dapat masuk ke dalam babi-babi. Ada 2000 ekor babi dan 6000 roh jahat, jadi 1 ekor babi dirasuki oleh 3 roh jahat. Yesus mengizinkan roh jahat masuk dalam babi-babi karena Yesus ingin menyatakan kepada kita bahwa roh-roh jahat memang sangat banyak jumlahnya. Bukan berarti Yesus merugikan dengan mengorbankan babi-babi itu. Yesus tidak pernah merugikan sebab pada zaman itu babi adalah binatang yang kotor karena babi makan sembarangan dan banyak cacing pita sehingga berbahaya jika dagingnya dikonsumsi oleh manusia.


4.  Ketika dua orang itu sembuh

Mereka meminta agar dapat mengikuti Yesus (ayat 9). Tetapi Yesus menyuruh mereka untuk memberitakan kepada  keluarga mereka atas segala perbuatan besar Yesus.


5. Orang-orang kampung Gedara menolak Yesus

Orang-orang kampung setelah melihat Yesus menyembuhkan dua orang itu, mereka menjadi takut dan  meminta Yesus untuk pergi jauh-jauh. Ini adalah kesalahan mereka. Bukankah jika Yesus berada di sana akan ada banyak masalah yang dapat diselesaikan? Karena hal yang tidak dapat manusia selesaikan, Yesus dapat menyelesaikannya. Jika Firman Tuhan masuk dan tinggal di dalam jantung kita maka Tuhan tidak akan membuat kita rugi.


6. Yesus mengutus dua orang yang sembuh itu

Yesus mengutus dua orang yang sembuh itu untuk memberitakan perbuatan besar Allah atas mereka sebagai kesaksian kepada orang-orang di sepuluh kota itu. Jadi tidak ada hambatan yang dapat menghambat pelayanan Yesus, orang kampung menolak Yesus sehingga Yesus tidak dapat mengunjungi sepuluh kota tersebut sehingga Yesus meninggalkan kota Gedara tetapi Yesus telah meninggalkan dua orang ini yang akan  memberitakan tentang Dia ke-sepuluh  kota di Dekapolis.


Kita juga harus melakukan pekerjaan Yesus dan memberitakan perbuatan besar Yesus dalam hidup kita. Semoga Tuhan menolong kita. Amin.

 

(Diringkas oleh Hendriana, diedit oleh Pipit Margareta Jong Pit Sian)

 

Peringkas khotbah salah mengetik Injil Markus menjadi Matius dan hal ini dikoreksi oleh Sdri Linna Chai, S Kom. (Jakarta) pada tanggal 15/12/2012. Puji TUHAN.

 

Last Updated on Saturday, 15 December 2012 09:19
 
Share