TIGA BUAH SALIB PDF Print E-mail
Written by Rev Elyakin Phang Khin Sui   
Monday, 01 April 2013 19:34

 

Ringkasan Khotbah 24 Maret 2013



Tiga Buah Salib

Lukas 23:33-43

Oleh : Pdt. Elyakin Phang



Lambang gereja kita adalah tiga buah salib dimana salib yang tengah berwarna merah dan yang di kiri dan di kanannya berwarna putih. Lambang ini bukan dibuat dengan sembarangan tetapi diambil dari Alkitab. Gereja kita adalah Gereja Alkitab Presbyterian. Mengapa Alkitab Presbyterian? Itu karena kita percaya bahwa Alkitab adalah 100% Firman Tuhan.. Nama Gereja kita adalah GAPPI (Gereja Alkitab Presbyterian Protestan Indonesia). Jangan sampai kita tidak tahu nama gereja kita sendiri sehingga seperti anak yang tidak tahu nama orang tuanya.


Ketika Yesus disalibkan di Bukit Golgota, ada dua orang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Dia. Jika pada saat itu kita berada di Bukit Golgota  maka kita dapat melihat ada tiga salib. Jadi ada 3 orang yang disalibkan saat itu. Namun ke tiga buah salib itu memiliki perbedaan di dalam alasan mengapa disalibkan. Salib dibuat manusia untuk menghukum orang yang bersalah dan penderitaan di atas salib sangat menyakitkan. Pemerintahan Roma menggunakan salib hanya untuk menghukum orang asing atau pendatang saja. Sedangkan orang Roma sendiri yang bersalah tidak dihukum dengan disalibkan.

 

Apakah sebabnya ada tiga orang yang disalibkan? Aapakah hanya kebetulan saja? Atau apakah orang-orang ingin membuat Yesus lebih dipermalukan? Kita harus tahu bahwa Yesus disalibkan bukan karena Yesus berdosa tetapi Dia disalibkan karena dosa-dosa kita. Kita akan melihat kembali kepada ke tiga buah salib yang ada di Golgota yang masing-masing memilki maknanya, yaitu:


1. Salib Pengkhianatan


Penjahat di sebelah Yesus disalibkan pastilah karena ia telah melakukan banyak kejahatan. Salah satu penjahat yang di sebelah Yesus itu ketika hampir mati di atas kayu salib masih mengejek Yesus meskipun ia telah mendengar Yesus berdoa (ayat 34) dan melihat di bawah salib banyak wanita yang bersedih dan menangis bahkan juga Maria namun tetap saja ia mengejek Yesus. Dikatakan di dalam ayat 39, orang itu sudah mau mati masih sombong dan tidak mau bertobat. Ia memiliki jantung yang keras seperti batu. Salib dia adalah salib pengkhianatan karena ia tidak mau bertobat.

 


2. Salib Pertobatan


Penjahat yang di sebelah lain Yesus pastilah juga dihukum karena telah banyak melakukan kejahatan dan melanggar peraturan-peraturan pemerintah. Ketika disalibkan ia merasa malu karena dia masih punya hati yang bisa membedakan mana yang baik dan yang jahat. Ia merasa menyesal karena dia masih punya sedikit rasa takut kepada Allah. Pastilah ia pernah mendengarkan khotbah yang disampaikan oleh Yesus. Ketika melihat Yesus disalibkan ia tahu bahwa Yesus disalibkan bukan kesalahan-Nya. Karena itu ketika penjahat pertama mengejek Yesus, ia membela Yesus. Ia berdoa memohon kepada Yesus supaya Yesus mengingatnya pada saat Yesus datang kembali sebagai raja. Itu artinya ia bertobat. Pada saat itu juga Yesus berkata kepadanya, “Pada hari ini juga engkau bersama-sama Aku di Firdaus.” Artinya Yesus sudah mengampuni dosa-doas dia. Penjahat ini yang tidak pernah berbuat baik sedikitpun bahkan sampai pada detik-detik akhir hidupnya, namun karena ia percaya maka ia diselamatkan. Ia diselamatkan tetapi tidak mendapatkan upah/mahkota karena tidak pernah bekerja/melayani Tuhan. Hendaklah kita menjadi orang yang bertobat dan juga melayani sehingga kita bukan hanya menerima keselamatan saja tetapi upah/mahkota.

 


3.Salib Kemuliaan/Keselamatan


Berbeda dengan kedua penjahat yang berada di sebelah kanan kiri-Nya, Yesus disalibkan bukan karena Ia telah berbuat satu kesalahanpun. Ia disalibkan tanpa dosa. Ia disalibkan untuk menerima penghukuman dari Allah menggantikan hukuman yang seharusnya manusia terima. Di Bukit Golgota Yesus menggenapi seluruh kehendak Bapa, sehingga kita dapat diselamatkan. Salib Yesus adalah Salib Kemuliaan atau Salib Keselamatan. Melalui Salib Kemuliaan ini kita mendapatkan keselamatan, hidup baru dan kesembuhan. Yesus dengan Salib Kemuliaan-Nya menyelamatkan kita. Melalui salib kita masing-masing kita juga dapat membantu orang lain supaya mereka yang masih berada di dalam gelap dapat berpindah kepada terang. Minggu ini kita memasuki minggu kesengsaraan Yesus. Melalui kesengsaraan Yesus kita diselamatkan. Kita harus menerima Salib Kemuliaan ini supaya nama Tuhan dipermuliakan. Amin.

(Diringkas oleh Hendriana, diedit oleh Pipit MJ)

 

Last Updated on Monday, 01 April 2013 19:42
 
Share