Pedoman TUHAN untuk Mendidik Anak PDF Print E-mail
Written by Peter Yoksan   
Saturday, 18 May 2013 11:42

Ringkasan Khotbah 12 Mei Tahun TUHAN 2013

Pedoman Allah Untuk Mendidik Anak

Efesus 6:4 & Kolose 3:21

Oleh: Gembala Sidang Peter Yoksan

Dalam Rangka Kebaktian Hari Ibu dan Bapa


Perintah yang sama dengan Efesus 6:4 juga dicatat di dalam Kolose 3:21. Bukan hanya ditujukan untuk kaum bapa saja tetapi juga untuk kaum ibu karena bapa mewakili orang tua. Di dalam Efesus 6:4 terdapat larangan kepada para orang tua untuk tidak membangkitkan amarah anak-anak mereka dan perintah untuk mendidik anak di dalam Tuhan.


Ada 10 hukum yang harus orang tua Kristen lakukan untuk tidak membuat anak marah, yaitu:


A. Yang bersifat larangan adalah:


1. Jangan ada anak emas dan anak tiri (favoritisme) dalam keluarga. Contoh Alkitab keluarga yang demikian adalah Ishak dan Ribka dimana Ishak lebih mengasihi Esau sedangkan Ribka lebih mengasihi Yakub.


2. Jangan melakukan kekerasan terhadap anak, misalnya memarahi anak dengan kata-kata yang kotor/kasar atau memukuli anak dengan tinju/tendang, kayu dan benda yang membahayakan.


3. Jangan selalu mengharapkan anak melakukan lebih tinggi daripada yang mereka mampu lakukan, misalnya anak hanya mampu mencapai nilai ulangan 80 tetapi orang tua memaksa mereka untuk mendapatkan nilai 100.

 


4. Jangan menggunakan kasih sebagai alat untuk menghukum anak, misalnya mengatakan pada anak bahwa mereka akan kita saying jika mereka baik-baik tetapi jikalau mereka nakal maka kita tidak akan mengasihi mereka.

 


5. Jangan menjatuhkan mental anak, misalnya dengan menakut-nakutkan anak dengan hantu, polisi dsb.

 


B. Yang bersifat perintah adalah:

B. I. Boleh dilakukan, tetapi jangan berlebihan melakukannya:


6. Melindungi anak berlebihan (over protection)


7. Anak dibiarkan bermain berlebihan

 


B. II. Jangan kurang melakukan:


8. Disiplin terhadap anak


9. Berkorban untuk anak



B. III. Harus mengizinkan anak untuk


10.  Hidup normal, artinya anak harus diberikan kesempatan unutk hidup wajar sebagai anak dimana ada saatnya anak dibiarkan untuk bermain tetapi ada saatnya anak harus didisiplin untuk belajar dsb.


Dari dulu hingaa sekarang, menjadi orang tua selalu tidak mudah. Terutama orang tua Kristen akan menghadapi 2 tantangan di dalam mendidik anak, yaitu:


1. Tantangan dari dalam


Mazmur 51:5 dan Amsal 21:10 memberitahukan kita bahwa di dalam hati manusia ada benih dosa. Gen dosa  sudah ada sejak dalam kandungan ibu. Jadi, hal paling utama yang harus orang tua Kristen lakukan di dalam hal ini adalah membawa anak-anaknya untuk mengenal Yesus sehingga benih dosa di dalam hatinya dapat dikuasai oleh Tuhan.

 


2. Tantangan dari Luar

 


Tantangan ini berasal dari lingkungan, yaitu: 1)Anak sudah sangat kehilangan masa kanak-kanak misalnya zaman sekarang anak-anak bermain dengan game-game orang dewasa, menonton tv/film-film orang dewasa, menyanyikan lagu-lagu orang dewasa dsb; 2) Orang tua memperalat anak; 3) Kejahatan meningkat sehingga angka kejahatan anak juga meningkat (tahun 1960: 11000 banding 1, tahun 2000: 5:1).

 


Di dalam memenuhi perintah untuk mendidik anak di dalam ajaran dan nasihat Tuhan (Efesus 6:4b) maka orang tua harus berpedoman pada Firman Tuhan. Ulangan 6 mengajarkan para orang tua Kristen untuk melakukan hal-hal di bawah ini kepada diri sendiri dan anak: 1) Menerima Firman Tuhan secara pribadi (ayat 1-5); 2) Mengajar Firman Tuhan secara terus-menerus (ayat 6-9); 3) Menjalankan Firman Tuhan secara menyeluruh (ayat 10- 19); 4) Menjelaskan latar belakangFirman Tuhan (ayat 20-25).

 


Ulangan 4:9; 6:7, 20-25; 11:19 menyatakan bahwa orang tua harus mendidik anak Firman Tuhan di rumah masing-masing secara rajin karena anak tidak akan secara otomatis mengerti Firman Tuhan. Efesus 6:4 memerintahkan untuk mendidik anak di dalam ajaran dan nasihat Tuhan, maka orang tua harus:

 


1. Mengajarkan ajaran (doktrin) Firman Tuhan kepada anak, yaitu:

 

1) doktrin tentang Tuhan; 2) doktrin tentang manusia; 3) doktrin tentang keselamatan; 4) tentang akhir zaman. Di dalam doktrin tentang Tuhan dan manusia, anak perlu dididik: 1) untuk menghafalkan minimal Doa Bapa Kami; 2) bahwa di dalam doa harus ada 5S yaitu Sapa Bapa, Sesal dosa, Syukur, doa untuk Sahabat/Sendiri , Selesaikan/Sahkadoa dalam nama Yesus; 3) bahwa goal gereja kita adalah 5T yaitu Taat,Tekun, Terdidik, Teruji dan Teladan.

 

 

 

2. Mengajarkan nasihat Tuhan kepada anak dengan menghafal ayat-ayat Firman Tuhan karena hanya dengan menyimpan Firman Tuhan sajalah maka seseorang itu tidak akan berdosa terhadap Tuhan (Mazmur 119:10).

 


Tuhan memerintahkan kita untuk mendidik anak di dalam ajaran dan nasihat Tuhan karena banyak keluarga sedang sakit sehingga sebagai orang tua kita harus: 1) Tahu setiap anak diciptakan unik  dan berbeda antara satu  dengan yang lain; 2) Melakukan pendidikan anak sedini mungkin; 3) Harus mendidik secara terus-menerus (konsisten) dan tersistem; 4) Mendidik anak di dalam Firman Tuhan; 5) Mengunakan rotan untuk mengoreksi kesalahan anak (Amsal 13:24, Amsal 22:15, Amsal 23:13, Amsal 29:15, Ibrani 12:11); Mendidik dengan penuh doa yaitu supaya mereka sungguh-sungguh bertobat

 

Diringkas oleh Ereen, diedit oleh Pipit M Jong Pit Sian

 
Share