Budak Setia dan Budak Bijaksana (Lukas 12:35-48) PDF Print E-mail
Written by Peter Yoksan   
Saturday, 15 June 2013 07:16

Ringkasan Khotbah 9 Junii 2013


40 Perumpamaan Yesus dalam 7 Kategori: III. Allah Mengajarkan Hikmat-Nya:

Budak Setia dan Budak Bijaksana (Lukas 12:35-48)

Oleh: GI Peter Yoksan

 


Perumpamaan ”Budak Setia dan Budak Bijaksana” terdapat dalam konteks Lukas 12 dimana terkandung 4 perintah Yesus yaitu: 1) Berhentilah kuatir (Lukas 12:22); 2) Berhentilah takut (Lukas 12:32); 3) Berhentilah mengumpulkan harta di bumi (Lukas 12:33); 4) Kenakanlah ikat pinggang dan bawalah pelita.


Pagi ini kita akan melihat perintah ke 4 yang terdapat di dalam perumpamaan Yesus tentang budak yang setia dan budak yang bijaksana. Pada zaman dahulu, para pria memakai jubah yang lebar sehingga mereka harus selalu mengikat pinggang mereka supaya jubahnya itu tidak mengganggu ketika berjalan atau bekerja. Dan mereka juga harus selalu membawa pelita supaya jika malam telah tiba mereka masih tetap melihat ketika mereka berjalan di dalam gelap.


Ada 4 pelajaran rohani yang dapat kita petik dari perintah ke 4 dalam perumpamaan ini, yaitu:

 


1. Setiap orang yang percaya adalah hamba dan TUHAN Yesus adalah tuan kita


Tuhan Yesus adalah bagaikan tuan yang  pergi ke suatu tempat yang jauh untuk menghadiri pernikahan orang. Karena tempatnya jauh dan zaman itu belum ada teknologi yang secanggih sekarang serta pesta pernikahan zaman dulu dilangsungkan berhari-hari (Yohanes 2 Yesus menghadiri pesta pernikahan yang sudah berlangsung 3 hari) maka para hamba tuan itu tidak tahu kapan tuannya kembali. Tapi dia pasti kembali.  Tuhan Yesus yang telah naik ke sorga adalah bagaikan tuan yang pergi menghadiri pesta pernikahan dan Ia pasti kembali tapi kita tidak tahu kapan waktunya. Gereja adalah milik Tuhan Yesus yang sangat berharga karena telah Ia beli dengan darah-Nya yang berharga. Dan barang yang sangat berharga ini telah Ia serahkan kepada orang percaya untuk mengurusnya. Sebagai orang percaya, kita adalah para hamba yang dipercayakan tugas untuk mengurus gereja Yesus karena Yesus sedang pergi menghadiri pesta pernikahan dan Ia pasti kembali. Marilah kita bersiap sedia dengan menjaga gereja-Nya dengan baik di dalam menantikan kedatangan-Nya kembali. Ia mau setiap orang percaya kepada-Nya. Saat ini kita melihat dan mendengar b ahwa di dunia banyak sekali terjadi bencana alam, peperangan dan mala petaka. Itulah tanda-tanda kedatangan-Nya kedua kali. Tanda-tanda lainnya adalah bahwa Injil akan disebarkan ke seluruh pelosok dunia dan bahwa kasih manusia akan menjadi tawar. Bukankah kita melihat bahwa Injil sekarang sudah disebarkan ke mana-mana dan kasih di antara sesama manusia semakin hari semakin tawar. Marilah kita menyiapkan diri dengan baik menyambut kedatangan kembali Tuhan Yesus tuan kita.

 


2. Yesus akan akan kembali bagaikan seorang tuan kembali dari menghadiri pesta pernikahan.


Yesus akan kembali bagaikan seorang pencuri. Ketika Ia kembali, jikalau kita didapatkan telah mengurus rumah-Nya dengan baik maka kita akan menjadi orang yang berbahagia karena kita telah menjadi hamba yang baik. Ketika Ia kembali, jikalau kita telah berikat pinggang, berpelita dan membukakan pintu untuk-Nya maka Ia akan memberikan kita upah. Oleh sebab itu, kita harus siap sedia setiap saat. Kita harus mengerjakan segala sesuatu yang berhubungan dengan Tuhan Yesus.

 


3. Apakah kita siap menyambut kedatangan Yesus?


Apakah kita sudah percaya? Apakah kita akan didapatkan berkerja untuk Tuhan? Sudahkah kita membawa anggota keluarga kita untuk percaya Yesus?

 


4. Pada saat Yesus datang kembali, orang yang bekerja untuk-Nya akan diberi hadiah.

 


Jika kita tidak bekerja dengan baik, maka kita akan dihukum. Karena ketika Ia datang kembali, Ia akan menjadi raja di atas segala raja.Ia akan menghakimi setiap orang yang percaya maupun yang tidak percaya. Ia akan menanyakan apa yang telah kita lakukan untuk-Nya. Untuk orang yang tidak percaya, mereka akan dibuang ke neraka. Yang bekerja untuk-Nya akan dinaikkan pangkatnya dan diberikan tempat sebagai raja . Saat ini kita bekerja untuk Tuhan kita tidak menerima gaji langsung namun gaji kita akan kita terima pada saat Ia kembali. Marilah kita lakukan pekerjaan Tuhan dengan dengan sukacita dan suka rela, mempersembahkan hati, tubuh dan harta untuk  pekerjaan Tuhan. Tuhan tidak akan memakai tenaga kita tanpa balasan. Persembahan yang kita berikan saat ini akan dicatat di sorga dan Tuhan akan membalasnya untuk kita ketika Ia kembali kelak.

 

Diringkas oleh Elizabeth Elson, diedit oleh Pipit MJ

Last Updated on Saturday, 15 June 2013 07:17
 
Share