5 Gadis Bodoh dan 5 Gadis Bijak PDF Print E-mail
Written by Peter Yoksan   
Saturday, 22 June 2013 04:50

Ringkasan Khotbah 16 Juni 2013


40 Perumpamaan Yesus dalam 7 Kategori: III. Allah Mengajarkan Hikmat-Nya:

Matius 25:1-13

5 Gadis Bodoh dan 5 Gadis Bijak

Oleh: GI Peter Yoksan


Minggu ini akan dibahas tentang perumpanaan yang ke-12. Melalui perumpamaan, Tuhan Yesus mengajarkan bagaimana agar kita dapat percaya pada-Nya dan menjadi lebih bijaksana dalam hidup. Matius pasal 24 dan 25 adalah pasal yang saling berkaitan. Kedua pasal ini berisikan ajaran Tuhan Yesus dari atas Bukit Zaitun. Matius 24 menceritakan Tuhan Yesus yang keluar dari Bait Allah (Yerusalem) kemudian naik keatas Bukit Zaitun. Pada saat itu murid-murid menunjukan kepada Yesus bagaimana Bait Allah dibangun selama 46 tahun oleh bangsa Yahudi dengan begitu kokoh dan indahnya, tetapi Tuhan Yesus menjawab mereka bahwa “tidak ada satu batu pun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lain; semuanya akan diruntuhkan” ( Matius 24:2). Jika kita melihat sejarah, apa yang Tuhan Yesus katakan pada saat itu memang  tidak langsung terjadi, tetapi terjadi setelah 40 tahun kemudian, dimana salah satu panglima perang yang terkenal dari bangsa Roma yang bernama Jenderal Titus memimpin pasukannya untuk mengepung dan menghancurkan kota Yerusalem terutama Bait Allah. Mereka ingin menghancurkan Bait Allah yang sebagian materialnya terbuat dari emas, mereka membakar seluruh Bait Allah kemudian mengambil emas-emas yeng telah meleleh tersebut. Bait Allah dibangun dengan menghadap ke sebelah timur, tetapi ketika Allah menghancurkan Bait-Nya, Allah tidak menghancurkan semuanya, Ia meninggalkan tembok bagian belakang yang menghadap kesebelah barat, maka hingga saat ini orang-orang yang berada di Yerusalem menyebut tembok itu dengan sebutan “Tembok Ratapan”, menghadap tembok inilah bangsa Yahudi berdoa sampai sekarang.

 


Dalam Matius 24, Tuhan Yesus juga memberitahukan tentang 7 tanda kedatangan-Nya setelah Bait Allah diruntuhkan, tanda-tanda yang buruk dapat disingkat dengan ABCD: 1. Anti Kristus. 2. Bangsa perang lawan bangsa. 3. Cosmos diguncang TUHAN (gempa, kelaparan, dll). 4. Dosa akhir zaman (Social disorder:homo). Tanda-tanda yang baik: 5. Evangelisme (Pengabaran Injil keseluruh bumi) dan 6. Israel merdeka. Tidak ada bangsa lain yang merdeka seperti bangsa Israel merdeka. Sejarah mencatat pada tahun 70, saat bangsa Roma menghancurkan Bait Allah, bangsa Yahudi diusir hingga tersebar keseluruh dunia. Mereka meninggalkan tanah air mereka, sehingga yang menduduki tanah Israel adalah bangsa Palestina. Tetapi Tuhan Yesus mengakakan bahwa Israel akan merdeka. Bagaimana mereka dapat merdeka? sedangkan mereka tidak memiliki tanah/wilayah sama sekali. Sekali lagi sejarah membuktikan bahwa segala yang Tuhan Yesus firmankan pasti terjadi. Pada saat perang dunia ke-2, orang  Jerman sangat membenci bangsa Yahudi, sehingga mereka membunuh 6 juta orang yahudi dengan cara membawa mereka kesuatu tempat dengan menggunakan mobil box tertutup, kemudian asap pembuangan dari mobil tersebut dimasukan kedalam box yang berisi orang-orang Yahudi. Sehingga pada saat mobil tersebut sampai ditujuan semua orang yang berada didalam  mobil berbox tertutup itu telah mati karena menghirup asap pembuangan mobil. Pada saat perang dunia ke-2 inilah orang-orang Yahudi mulai takut dan sebagian dari mereka kembali ketanah kelahiran mereka dan sebagian lagi pergi ke Amerika. Karena mereka tidak memiliki tanah sama sekali di Israel, merekapun mulai membeli daerah rawa sedikit demi sedikit, hingga pada tahun 1948, tepatnya tanggal 14 Mei, Israel pun dinyatakan merdeka. Dari sejarah orang Israel ini saja kita sudah bisa mengetahui bahwa segala sesuatu yang Tuhan firmankan pasti akan terjadi.  Maka, jika Tuhan mengatakan, bahwa Ia akan kembali datang sebagai Raja Bangsa Israel hal itu pun pasti akan terjadi. Karena bangsa Israel telah merdeka, tetapi mereka belum memiliki Raja yang memimpin mereka, Tuhan Yesuslah Raja yang dinantikan itu. 7. Abdominasi/ibadah keji. Akan terjadi pada saat Tuhan Yesus datang untuk yang ke-2 kalinya.

 


Bagaimana orang percaya  mempersiapkan diri untuk kedatangan-Nya yang ke-2 juga telah Tuhan Yesus ajarkan pada Matius 24 dan 25 dengan 4 perumpamaan: 1.Ada yang diangkat, ada yang ditinggal (Matius 24:37-44). Pada saat kedatangan Tuhan Yesus yang ke-2 kali akan ada malapetaka besar yang terjadi diseluruh muka bumi selama 7 tahun, sebelum  masa kesengsaraan 7 tahun inilah Tuhan  akan mengangkat semua manusia yang percaya kepada-Nya agar terhindar dari malapetaka (Wahyu  6-18). 2.Ada yang disebut hamba yang setia, ada yang disebut hamba yang jahat ( Matius 24:4-51). 3.Ada yang seperti 5 gadis yang bijaksana, ada yang seperti 5 gadis yang bodoh (Matius 25:1-13). 4.Ada yang disebut hamba yang rajin, ada yang disebut hamba yang malas (Matius 25:14-30) dan 5. Ada yang disebut pemisahan domba yaitu yang berada di sebelah kanan, ada yang disebut kambing.

 


Minggu ini akan dibahas  tentang 5 gadis yang bijaksana dan 5 gadis yang bodoh (Matius 25:1-13). Dalam Matius 25:1 Tuhan Yesus mengatakan bahwa Kerajaan Sorga itu seumpama 10 orang gadis, 5 yang bodoh dan 5 yang bijak. Kita dapat mempelajari maksud perumpamaan ini dengan melihat adat istiadat yang berlaku pada bangsa Yahudi: 1.Tunangan (kiddushin/erusin). Arti tunangan pada orang Yahudi adalah bahwa kedua keluarga dari laki-laki maupun perempuan telah menyetujui bahwa putra dan purti mereka akan dinikahkan, bukan hanya persetujuan/perjanjian dimulut saja tetapi mereka telah memiliki surat perjanjian (surat nikah), walaupun surat pernikahan ini telah dibuat, tetapi pasangan ini belum  hidup sebagai suami istri karena belum melaksanakan  upacara pernikahan (Matius 1 Yusuf dan Maria  telah bertunangan, dan jika batal disebut cerai). Pada saat itu pertunangan terjadi pada wanita yang berumur antara 12-13 tahun dan pria pada umur 18 tahun. 2. Pernikahan. Tahapan dalam pernikahan: 1. Upacara nikah.  Pada saat upacara nikah  semua orang diundang untuk datang menghadiri upacara tersebut (Mazmur 45:14-16). 2. Pesta nikah dirumah orang tua mempelai pria (Matius 22:1-14 dan Lukas 14:16-24) atau Huppah (kanopi pernikahan di Mazmur 19:5), dimana kedua pasang suami istri ini telah tinggal dalam satu kemah dan hidup sebagai sepasang suami istri. 3. Pesta nikah 7 hari (Kejadian 29:27; Hakim 14:12). 4. Pada saat upacara pernikahan ini mempelai pria selalu mempunyai pendamping (Matius 9:15), begitu pula dengan mempelai wanitanya juga memiliki pendamping (Matius 25:1-13).

 


Pendamping pengantin wanita inilah yang akan kita pelajari pada  minggu ini. Ada 10 gadis pendamping mempelai wanita yang menanti kedatangan mempelai pria untuk menjemput mempelai wanita. Mempelai pria yang dimaksud dalam perumpamaan ini adalah Tuhan Yesus, sedangkan mempelai wanitanya adalah Gereja/orang percaya. Tuhan Yesus dengan Gereja-Nya itu telah memiliki surat nikah, tetapi mempelai  Pria (Tuhan Yesus) belum datang menjemput mempelai wanita (gereja-Nya), dan kapan Dia akan datang tidak ada yang tahu. Bentuk kiastik: gadis yang bodoh 5 orang (membawa pelita tanpa minyak cadangan), gadis yang bijak 5 orang (membawa pelita dengan minyak cadangan). dr.Jong Sung membagi 5 kriteria manusia dari 5 gadis bodoh ini: ADCDE 5 Gadis Bodoh: Acuh tak acuh, adalah manusia yang tidak mau mendengarkan apa yang orang lain katakan. Besok saja, adalah manusia yang apabila dikabarkan Injil menjawab dengan “besok saja saya percaya”. Cuma percaya YESUS dimulut saja, adalah mereka yang Kristen  KTP, semua yang dipikirkan, dikatakan, dan dilakukannya tidak pernah mencerminkan ia adalah orang kristen yang baik. Mereka yang berpendapat pembaptisan dapat menyelamatkan. Pembaptisan tidak dapat menyelamatkan, hanya dengan percaya pada Yesuslah yang dapat menyelamatkan. Dosa disukai, adalah manusia yang melakukan dosa sebagai hobi, berjudi, berbohong, dll. Egois, adalah manusia yang mementingkan diri sendiri. Menjadi orang Kristen yang bijak dapat kita pelajari dari ABCDE 5 Gadis Bijak: Antusias menantikan kedatangan Tuhan Yesus yang ke-2 kali (Lukas 24:32). Berdiri teguh dalam perintah/Firman-Nya (Filipi 2:16). Cari dulu kerajaan Allah & PI (menginjili keluarga/teman/tetangga), Mat 6:33; Mat 28:20. Dedikasikan hidup untuk melayani-Nya (Roma 12:1-2), mempersembahkan seluruh hidup kita sebagai korban hidup. Eluhkan/puji selalu TUHAN kita, hendaklah kita setiap hari memuji Tuhan, bersyukur atas segala sesuatu yang Tuhan berikan  (Maz 100; Kolose 3:16).

 


 

Diringkas oleh Indriyanti, diedit oleh Pipit MJ

Last Updated on Saturday, 22 June 2013 04:52
 
Share